Partisipasi Perempuan Kepala Keluarga dalam Menciptakan Inklusi Sosial di Desa Pandansari Lumajang
DOI:
https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v3i2.2952Keywords:
Perempuan, Kepala Keluarga, Inklusi SosialAbstract
Artikel ini hendak menjelaskan tentang peran perempuan kelapa keluarga dalam proses perencanaan di desa. Peran perempuan keluarga ini penting karena secara sosial, perempuan kepala keluarga selalu berada dalam kelompok marginal. Kelompok marginal selalu menjadi kelas obyek dalam setiap pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research sebagai wujud antipositivisme. Pendekatan ini memungkinkan kelompok marginal perempuan kepala keluarga diposisikan sebagai subyek dalam perubahan sosial. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perempuan kepala keluarga sejatinya memiliki distingsi dalam proses perubahan sosial. Dalam proses perecanaan partisipatif di desa Pandansari Senduro Lumajang, perempuan terlibat dalam proses perencanaan melalui forum musyawarah desa. Perempuan juga terlibat hingga proses pelaksaan program yang memungkinkan menciptakan inklusi sosial di desa.
Downloads
References
Conyers, Diana. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga. Yogayakarta: UGM Press, 1991.
Denzin dan Lincoln dalam karya The SAGE Handbook of Qualitative Research. Dikutip oleh John W. Creswell, edisi ke 3 (2013, 58) dalam buku ‘Penelitian Kualitatif dan Desain Penelitian Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dokumen Arsip Desa Pandansari Senduro Lumajang
Dunn, William. Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya, 2003.
Fahadi, Prasakti Ramadhana. “Karier Subkultur dan Kelompok Marginal: Menelaah Potret Profesi Dominatrix dalam Serial Netflix “Bonding””. Jurnal Studi Pemuda, vol. 9, no. 1 (2020); 13-26. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.55020
Fauzan, Alimah. dalam buku bunga rampai Potret Politik dan Ekonomi Lokal di Indonesia. Dinamika Demokratisasi, Pengembangan Ekonomi dan Kawasan Pedesaan. Yogyakarta: IRE, AKATIGA dan Sajogyo Institute, 2017.
Hamdi, A.Z dan Wahid, M. Ruang untuk yang kecil dan Berbeda, Pemerintahan Inklusif dan Perlindungan Minoritas. Yogyakarta: Penerbit Gading, 2017.
Hasan. “Action Research: Desain Penelitian Integrative untuk Mengatasi Permasalahan Masyarakat”. Akses: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 4, No. 8 (Oktober 2009); 177-188. DOI: http://dx.doi.org/10.31942/akses.v4i8.523
https://www.republika.co.id/berita/koran/teraju/16/01/05/o0h548-memperkuat-partisipasi-perempuan-di-desa. Lihat pula https://www.ireyogya.org/desa-harus-menjadi-subyek-bukan-obyek/ diakses 8 Oktober 2021.
Jane, Cary Peck. Wanita Dalam Keluarga (Jakarta: Kanisius, 1991), 45.
Kecamatan Senduro dalam Angka tahun 2019, 25.
Kunarjo. Perencanaan dan Pengendalian Program Pembangunan. Jakarta: UI Press, 2002.
Mariana, D., dkk. Desa Situs Baru Demokrasi Lokal. Yogyakarta: Institut for Research and Empowerment, 2017.
Mariana, Dina., dkk. Desa Situs Baru Demokrasi Lokal. Yogyakarta: Institut for Research and Empowerment, 2017.
Mosse, Julia Cleves. Gender & Pembangunan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Ningrum, Dian Fitri. “Kegiatan Inklusi Sosial di Perpustakaan Ganesha SMAN 1 Jetis Bantul”. UNILIB: Jurnal Perpustakaan, vol. 10, no. 2 (2019); 123-131. https://doi.org/10.20885/unilib.vol10.iss2.art9
Nurmila, Nina. “Ketika Perempuan Mencari Nafkah (Studi Pemikiran Hamka dalam Tafsir Al-Azhar”. (Skripsi, Program Sarjana Tafsir Hadits IAIN Raden Intang Lampung, Lampung, 2016).
O’Brien, Rory. An Overview of the Methodological Approach of Action Research. Faculty of Information Studies. USA: University of Toronto, 1998.
Palupi, Sri., dkk. Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak. Jakarta: Lakpesdam PBNU, 2016.
Rahadi, dkk. Belajar Bersama Masyarakat. Solo: Susdek LPTP, 2004.
Riwu, Kaho Josef. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia. Jakarta: PT Grafindo Persada, 2007.
Rohimat, D., Rahmawati, R., dan Seran, G. Goris. “Partisipasi Masyarakat dalam Implementasi Program Kotaku/PNPM di Kecamatan Ciawi”. Jurnal Governansi, vol. 3, no. 2 (Oktober, 2017); 71-80. https://doi.org/10.30997/jgs.v3i2.933
Romlah. wawancara, Lumajang 25 Sep 2021
Santoso, R.A. Partisipasi, Komunikasi, Persuasi, dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni, 1988.
Simarmata, R. dan Zakaria, R.Y. “Perspektif Inklusi Sosial dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa: Kebijakan dan Tantangan Implementasi”. WACANA: Jurnal Transformasi Sosial, Nomor 37 (2017); 7-27.
Situmorang, Victor. Kedudukan Wanita di Mata Hukum. Jakarta: PT. Bina Aksara, 1988.
Sukron. Sekretaris Desa Pandansari di acara Musyawarah Kerja NU di Pandansari. Lihat https://nulumajang.or.id/pcnu-lumajang-ranting-harus-bangun-desa-berbasis-keeunggulan-lokal/
Tahun 2017. Data BPS Kec. Senduro dalam Angka menunjukkan 2.001 orang di Pandansari berprofesi sebagai buruh tani.
Umam, Fawaizul. Praktik Pemerintahan Inklusif di Tengah Pluralitas Keberagamaan: Kasus Peringatan Milad Fatimah di Bondowoso. Bunga Rampai Buku “Ruang Untuk yang Kecil dan Berbeda. Yogyakarta: Penerbit Gading, 2017.
World Bank. “The World Bank Annual Report 2014”. eLibrary World Bank Group (Oktober, 2014).
Yulisnaini, Eza. “Peran Komunitas Young Voices dalam Pemberdayaan Disabilitas di Kota Banda Aceh”. (Skripsi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prodi Manajemen Dakwah, 2018). https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9859/1/Eza%20Yulisnaini.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ahmad Ihwanul Muttaqin, Muhammad Abdul Halim, Haidar Idris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.