Menggali Kekayaan Tradisi dan Kesenian Lewat Festival Budaya

Authors

  • Riski Riski Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • M. Amal M. Amal Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Novita Novita Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Mutmainah Mutmainah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Husain Husain Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Lita Lita Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v5i2.3193

Keywords:

Festival Budaya, Kearifan Lokal, Pelestarian Tradisi

Abstract

Pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi menjadi tantangan serius bagi komunitas desa yang memiliki warisan tradisi turun-temurun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi kearifan lokal melalui penyelenggaraan Festival Budaya di Desa Harjowinangun Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan metode siklus 5-D (Discovery, Dream, Design, Define, Destiny), yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan. Festival Budaya menjadi medium ekspresi budaya lokal yang menyatukan lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan generasi muda dalam kegiatan seni, seperti tari tradisional, pidato budaya, doa keagamaan, dan gerak lagu. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa festival ini berhasil meningkatkan kesadaran budaya antar generasi, membangun kembali memori kolektif, serta memperkuat jejaring sosial komunitas. Selain itu, kegiatan ini mendorong munculnya inisiatif warga untuk menjadikan festival sebagai agenda tahunan desa dan membentuk komunitas budaya secara mandiri. Festival budaya terbukti tidak hanya berdampak pada pelestarian simbolik, tetapi juga menjadi alat transformasi sosial, pendidikan karakter, dan penguatan identitas komunitas. Model ini berpotensi direplikasi di desa lain sebagai praktik baik dalam program pemberdayaan berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bourdieu, Pierre. 1990. The Logic of Practice. Stanford: Stanford University Press.

Geertz, Clifford. 2017. The Interpretation of Cultures: Selected Essays. New York: Basic Book.

Hall, S. “Cultural Identity and Diaspora BT - Identity: Community, Culture, Difference,” 222–37. Routledge.

Herlina, L, and A Sutrisno. “Kearifan Lokal Sebagai Penopang Identitas Budaya Dalam Masyarakat Multikultural.” Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat. vol. 5, no. 2, (2021): 112–20.

Indrawati, E, K Putri, and M Azizah. “Tantangan Globalisasi Terhadap Eksistensi Budaya Lokal Dalam Masyarakat Desa.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan. vol. 10, no. 3, (2020): 89–99.

Lopes, R, and A Hiray. “Impacts of Cultural Events and Festivals on Cultural Tourism.” Journal of Advanced Zoology. vol. 45, no. S-4, (2024): 174–79.

Lopes, R, A Hiray, E Indrawati, K Putri, M Azizah, M Mustofa, R Wulandari, et al. “Dokumentasi Budaya Lokal: Strategi Menjaga Warisan Tradisi Lisan.” Jurnal Antropologi Indonesia. vol. 10, no. 1, (2020): 55–67.

Lubis, Z, D Harahap, and T Lestari. “Model 5-D Dalam Pengembangan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal.” Jurnal Ilmu Sosial Indonesia. vol. 11, no. 2, (2020): 107–19.

Mustofa, M. “Dokumentasi Budaya Lokal: Strategi Menjaga Warisan Tradisi Lisan.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora. vol. 10, no. 4, (2021): 215–23.

Ningsih, S, D Rachmawati, and A Hidayat. “Moderasi Beragama Dan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter.” Jurnal Moderasi Dan Harmoni Sosial. vol. 4, no. 2, (2023): 121–35.

Prasetyo, H, and M Anas. “Transformasi Sosial Melalui Kolaborasi Aktor Lokal Dalam Pelestarian Budaya.” Jurnal Sosioteknologi. vol. 20, no. 1, (2021): 83–95.

Putnam, Robert D. “Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community.” In Proceedings of the 2000 ACM Conference on Computer Supported Cooperative Work., 357. New York, NY, USA: ACM. https://doi.org/10.1145/358916.361990.

Rachmawati, D. “Transformasi Budaya Lokal Dalam Masyarakat Digital: Studi Di Kalangan Remaja Pedesaan.” Jurnal Antropologi Indonesia. vol. 41, no. 1, (2020): 55–67.

Sari, M P, and N A Pertiwi. “Revitalisasi Nilai Budaya Lokal Dalam Pembelajaran Seni Berbasis Komunitas.” Jurnal Seni Dan Masyarakat. vol. 8, no. 1, (2022): 32–40.

Sulastri, E, A Rahman, and Y Maulana. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendekatan ABCD: Studi Kasus Di Desa Wisata.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani. vol. 7, no. 1, (2023): 67–78.

UNESCO. “Culture in Crisis: Policy Guide for a Resilient Creative Sector.” Paris: UNESCO Publishing, 2020.

Wulandari, R, and D Suryani. “Pelestarian Budaya Dalam Perspektif Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal.” Indonesian Journal of Cultural Studies. vol. 15, no. 1, (2023): 45–58.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Riski, R., M. Amal, M. A., Novita, N., Mutmainah, M., Husain, H., & Lita, L. (2025). Menggali Kekayaan Tradisi dan Kesenian Lewat Festival Budaya. Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 113–126. https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v5i2.3193

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.