Spritual Entrepreneur

Authors

  • Aminatuz Zahroh Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Keywords:

Spritual, Entrepreneur

Abstract

Konsep bisnis berbasis spiritual harus segera diterapkan dalam bisnis. Gede prama, seorang pakar manajemen, pernah mengatakan, kalau perusahaan ingin sustainable (bertahan) dan berumur panjang, dia harus menganut nilai-nilai spiritual. Dengan begitu, integritasnya akan teruji dan dipercaya oleh mitra bisnisnya. Bisnis dengan tetap menjaga nilai-nilai etika, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Sebab, berdasarkan fakta, banyak perusahaan-perusahaan yang hancur karena tidak menjaga etika dalam berbisnis. Salah satunya adalah perusahaan energi ENRON yang didirikan di AS tahun 1985. perusahaan tersebut bangkrut karena skandal keuangan. Akibatnya, nilai sahamnya jatuh dari $95 menjadi 45 sen. Bahkan, 20 ribu orang karyawannya kehilangan dana simpanan pensiun. Sebagian pengamat menyatakan bahwa hal ini bahkan dianggap telah membawa implikasi politik dan ekonomi yang lebih luas ketimbang tragedi WTC. Sebagai konsekuensi pentingnya kegiatan wirausaha, Islam menekankan pentingnya pembangunan dan penegakkan budaya kewirausahaan dalam kehidupan setiap muslim. Budaya kewirausahaan muslim itu bersifat manusiawi dan religius, berbeda dengan budaya profesi lainnya yang tidak menjadikan pertimbangan agama sebagai landasan kerjanya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Candra, Purdi E. . 2001, Menjadi Entrepreneur Sukses. (Jakarta: PT. Gramedia

Widasarana Indonesia,)

Dessler, Gary. 1991, Manajemen Sumber Daya Manusia. (penj. Benyamin

Molan) (Jakarta: PT. Prenhalindo)

Geoffrey G. Meredith. 1996, Kewirausahaan Teori dan Praktik. (Jakarta: Pustaka

Binaman Pressindo)

Harefa, Andreas, langkah-langkah memulai Usaha Sendiri dalam

http://www.ekafood.com/10kiat.htm

IQ dan SQ dalam http://wirausahanet.tripod.com/id10.html Materi Kewirausahaan dalam http://www.e-dukasi.net/modul_online/MO_11/eko206_11.htm

Nitisemito, Drs. Alex S., Perilaku Wirausaha dalam National Muslim Entrepreneurship Training pada 7 dan 8 Oktober 2006 di Widyaloka Convention Hall Unibraw.

Siagian, Salim dan Asfahani. 1999, Kewirausahaan Indonesia dengan Semangat 17.8.45 (Jakarta: PT. Putra Timur bekerjasama dengan PUSLATKOM dan PK Depkop)

Soekodjo Notoatmojo. 1998, Pengembangan Sumber Daya Manusia. (Jakarta: PT. Rineka Cipta)

Suryanto (ed), 1977, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (Surabaya: Apollo)

Sutrisno, Joko, pengembangan pendidikan berwawasan kewirausahaan sejak usia dini dalam makalahnya http://wirausahanet.tripod.com/id10.html

Tasmara, Toto. 1994, Etos Kerja Pribadi Muslim.(Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Wakaf)

Ya'qub. 1992 Kode Etik Dagang Menurut Islam. (Bandung: Diponegoro)

Yusanto, M. Ismail dan M. Karebet Wijayakusuma. 2002, Menggagas Bisnis Islami. (Jakarta: Gema Insani Press)

Harefa, Andreas, langkah-langkah memulai Usaha Sendiri dalam http://www.ekafood.com/10kiat.htm

IQ dan SQ dalam http://wirausahanet.tripod.com/id10.html

Materi Kewirausahaan dalam http://www.e-dukasi.net/modul_online/MO_11/eko206_11.htm

Sutrisno, Joko, pengembangan pendidikan berwawasan kewirausahaan sejak usia dini dalam

makalahnya http://wirausahanet.tripod.com/id10.html

Downloads

Published

2015-01-01

How to Cite

Zahroh, Aminatuz. “Spritual Entrepreneur”. IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam 3, no. 1 (January 1, 2015): 107–117. Accessed January 9, 2026. https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/iqtishoduna/article/view/19.

Issue

Section

Artikel