Pendampingan Pengelolaan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Kepada Peternak Sapi di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Lumajang

Authors

  • Muhammad Farid Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v1i1.998

Keywords:

kotoran sapi, pencemaran lingkungan, pupuk organik

Abstract

Abstrak: Pupuk organik (bokashi) merupakan proses fermentasi dari pupuk kandang segar dalam hal ini kotoran sapi sebagai bahan baku utamanya dan bahan penunjangnya seperti arang sekam, dedak dan EM4 sebagai dekomposer.  Mengubah kotoran sapi menjadi pupuk organik (bokashi) telah menjadi kesepakatan masyarakat Desa Pandanarum dalam mengatasi permasalahan yang sedang dialami. Masalah tersebut adalah limbah kotoran sapi yang dibuang begitu saja di beberapa titik lokasi sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan yang sangat menganggu. Keadaan yang seperti ini mendorong masyarakat untuk segera mencari solusi tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pendamping sekaligus sebagai fasilitator, menghadirkan masyarakat dalam memusyawarakan pemecahan masalah tersebut secara bersama. Dengan adanya musyawarah ini, masyarakat sepakat menerapkan teknik pupuk organik (bokashi) sebagai solusi tepat dikarenakan pupuk organik (bokashi) adalah teknik pengolahan limbah kotoran sapi yang cukup diminati dengan pertimbangan pemanfaatan yang memiliki nilai ekonomis yang terbilang menarik. Masyarakat sepakat melakukan percontohan awal sebelum para peternak sapi serentak menerapkan teknik pupuk organik (bokashi) ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-11-15

How to Cite

Farid, M. (2020). Pendampingan Pengelolaan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Kepada Peternak Sapi di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Lumajang. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 59–74. https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v1i1.998

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.