MEMBINCANG EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME

  • Zainil Ghulam Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Abstract

Paradigma ekonomi Islam adalah  paradigma Islam itu sendiri dalam pengertian Islam sebagai religi (al-dhin). Karena Islam diturunkan Allah ditujukan untuk me-manage hidup dan berkehidupan manusia guna mewujudkan ketentraman, bukan sekadar memenuhi kebutuhan atau keinginan, serta menjadikan perolehan kebahagiaan (al-hasanat) di dunia dan akhirat sebagai nilai ekonomi tertinggi yang hendak diwujudkan oleh manusia. Penyebab dasar munculnya problem-problem kemanusiaan bukan karena kesalahan pada level kebijakan mikro dan makro, akan tetapi lebih didasarkan kepada kesalahan paradigma dasarnya, ideologi kapitalisme. Kapitalisme dengan "rumusan-kecilnya" survival of the fittest (siapa yang lebih kuat, lebih bertahan hidup) memberikan opsi kepada manusia untuk bertindak layaknya di dunia-rimba.


Sebaik apapun sebuah "teori" tidak akan mendapatkan hasil guna yang diharapkan bila pelaksananya (baca: manusia) tidak mempunyai etika (akhlak). Sistem ekonomi Islam hanya memastikan tidak ada transaksi ekonomi yang bertentangan dengan syariah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-10-01
How to Cite
GHULAM, Zainil. MEMBINCANG EKONOMI ISLAM DAN KAPITALISME. IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 1-12, oct. 2015. ISSN 2443-0056. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/iqtishoduna/article/view/38>. Date accessed: 22 jan. 2022.
Section
Artikel

Keywords

Ekonomi Islam, Kapitalisme