Hukuman dalam Pendidikan Islam

Studi atas Dampak Psikologis Anak Usia Dasar dan Citra Guru

  • Samsudin Samsudin Institut Ilmu Al Qur'an An Nur Yogyakarta, Indonesia
  • Muhammad Asrofi Institut Ilmu Al Qur'an An Nur Yogyakarta, Indonesia

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hukuman dalam perspektif Islam dan dampak hukuman bagi anak usia Sekolah Dasar (Madrasah Ibtidaiyah) dan citra guru disertai dengan uraian beberapa solusi dalam pembelajaran tanpa hukuman. Jenis artikel ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa hukuman dalam konteks pendidikan Islam tidak mutlak diberikan kepada anak, tetapi hukuman bisa dijatuhkan kepada mereka dalam upaya memperbaiki perilaku menyimpang, khususnya dalam konteks syariat Islam. Dampak hukuman bagi psikologis anak adalah menimbulkan rasa benci anak terhadap guru, membentuk jiwa pemberontak, dan tidak antusias anak dalam belajar, sedangkan dampak hukuman terhadap citra guru adalah profesi guru yang dipandang mulia akan memudar dan guru tidak lagi menjadi teladan bagi anak. Maka dari itu, diperlukan upaya guru secara profesional dalam mendidik tanpa menggunakan hukuman, yakni dengan memahami perkembangan anak, membuat kontrak belajar, mengapresiasi, menasihati, menjelaskan letak kesalahan, memberi keteladanan, mengajar secara pendekatan personal, dan menyadari kewibawaan seorang pendidik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, Abu, and Nur Ubiyati. 2003. Ilmu Pendidikan. Bandung: Rineka Cipta.
Arfah, Muhammad. "Pembelajaran Berbasis Pendekatan Religius dalam Meningkatkan Akhlak dan Hasil Belajar Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah." PiJIES: Pedagogik Journal of Islamic Elementary School 2, no. 2 (2019).
Aulina, Choirun Nisak. "Penanaman Disiplin pada Anak Usia Dini." Pedagogia 2, no. 1 (2013).
Budaiwi, Ahmad Ali. 2002. Imbalan dan Hukuman Pengaruhnya bagi Pendidikan Anak. Jakarta: Gema Insani.
Danim, Sudarwan. 2001. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Fadli, Failasuf, and Nanang Hasan Susanto. "Model Pendidikan Islam Kreatif Walisongo melalui Penyelenggaraan Pendidikan yang Menyenangkan." Jurnal Penelitian 11, no. 1 (2017).
Fajriah. "Menghukum Anak Sesuai Sunnah Nabi SAW." Pioner: Jurnal Pendidikan 8, no. 1 (2019).
Ghufron, Anik. 2008. Kompetensi Guru Sekolah Dasar. Yogyakarta: FIP-UNY.
Hastuti, Ria, and Nur Hidayat. "Implementasi Metode Reward dan Punishment untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa SD/MI." Prosiding: Seminar Nasional & Workshop Akeditasi Sapto 4.0. 2019.
Herdananto, Agus. 2009. Menjadi Guru Bermoral Profesional. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Hidayat, N. "Metode Keteladanan dalam Pendidikan Islam." Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 2 (2015).
Ichsan, Ahmad Shofiyuddin. "Revisiting the Value Education in the Field of Primary Education." Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 5, no. 2 (2019).
Indonesia, BBC. 2016. Apakah Kekerasan Fisik Dibolehkan atas Nama Pendidikan. https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160812_trensosial_kekerasan_sekolah.
Isjoni. 2012. Gurukah yang Dipersalahkan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Juntika Nurisan, dkk. 2013. Dinamika Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Refika Aditama.
Mufadhal Barseli, dkk. "Konsep Stres Akademik Siswa." Jurnal Konseling dan Pendidikan 5, no. 3 (2017).
Musbikin, Imam. 2009. Anak Nakal Itu Perlu. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.
Muttaqin, Ahmad Ihwanul, and Syaiful Anwar. "Dinamika Islam Moderat: Studi atas Peran LP. Ma’arif NU Lumajang dalam Mengatasi Gerakan Radikal " Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 12, No. 1, Februari (2019), 20-38. https://doi.org/10.36835/tarbiyatuna.v12i1.350
Nahlawi, Abdurrahman An. 1995. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat. Jakarta: Gema Insani.
Purwanto, Ngalim. 2009. Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Qutb, Muhammad. 1993. Sistem Pendidikan Islam. Bandung: PT Alma Arif.
Rahmah, Syarifah. 2014. Micro Teaching: Pengembangan Keterampilan Mengajar. Yogyakarta: Kaukaba.
RI, Departemen Agama. 2007. Al- Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: Diponegoro.
Rukin. 2019. Metodologi Penelitian Kualitatif. Takalar: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Rustam, and Ahmad Shofiyuddin Ichsan. "Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal." IQRO: Journal of Islamic Education 3, no. 1 (2020): 11.
Samsudin. "Relevansi Hukuman dalam Pembelajaran Humanis Religius." An-Nur: Jurnal Studi Islam 6, no. 1 (2014).
Satriyawan, Aziz Nuri, and Ahmad Shofiyuddin Ichsan. "Modifikasi Perilaku Anak: Implementasi Teknik Pengelolaan Diri dan Keterampilan Sosial di Ngawi Jawa Timur." Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 10, no. 1 (2020).
Thalib, Muhammad. 2001. 20 Kerangka Pokok Pendidikan Islam. Yogyakarta: Ma’alimul Usroh.
Undang-Undang tentang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, Pasal 54 Ayat 1. n.d.
Wahidin, Unang. "Peran Strategis Keluarga dalam Mendidik Anak." Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 2 (2012). 1-9. doi: 10.30868/ei.v1i02.19
Yunus, Muhammad. "Profesionalisme Guru dalam Peningkatan Mutu Pendidikan." Lentera Pendidikan, 19, no. 2 (2016).
Zahroh, Aminatuz. "Kepemimpinan dan Perubahan Sosial." Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 12, no. 2 Agustus (2019).
Zaini, Muhammad Ardy, and Moch Shohib. "Eksplorasi Pendidikan Karakter Era Revolusi Industri 4.0." Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 13, no. 2 Agustus (2020).
Zainuddin, dkk. 1991. Seluk-Beluk Pendidikan Al-Ghazali. Jakarta: Bumi Aksara.
Published
2021-08-15
How to Cite
SAMSUDIN, Samsudin; ASROFI, Muhammad. Hukuman dalam Pendidikan Islam. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 188-211, aug. 2021. ISSN 2442-4579. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/892>. Date accessed: 17 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.36835/tarbiyatuna.v14i2.892.
Section
Article