Eksistensi Pondok Pesantren Salafiyah Roudlotul Ma’rifat Desa Boreng Lumajang di Era Modern

  • Muhammad Fawaid Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar, Indonesia
  • Hasan Farisi Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Abstract

Tulisan ini ingin mengungkap keberadaan lembaga pendidikan pesantren yang masih tetap berpegang teguh pada nilai-nilai tradisional,yakni pondok pesantren Roudlotul Ma’rifat di daerah Boreng Kabupaten Lumajang. Sebagaimana diketahui, artikel tentang adaptasi dan transformasi pesantren banyak dijumpai. Hanya saja, diakui atau tidak, masih terdapat beberapa pondok pesantren yang masih mempertahankan nilai-nilai tradisionalismenya di tengah maraknya tren perubahan pondok pesantren. Untuk melihat eksistensinya, peneliti melihat program pendidikan yang diterapkan di pondok pesantren Roudlotul Ma'rifat sebagai pesantren salaf, bagaimana kurikulum dikembangkan dan bagaimana pula pola kepemimpinan kiai di Pondok Pesantren tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan  pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang dengan observasi dan wawancara serta dokumentasi. Penelitian dilakukan di bulan April tahun 2018. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempertahankan eksistensi pondok pesantren Roudlotul Ma’rifat, hal-hal yang dilakukan antara lain dengan mengikut sertakan santri persamaan paket C, mempertahankan khas budaya tradisional sebagai ciri pesantren, kurikulum yang diajarkan tetap mengacu pada tradisi klasik, serta gaya kepemimpinan kiai yang kharismatik dengan melakukan pengembangan Majelis Taklim Nariyah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, Kasdi. 2002. Fundamentalisme Islam Timur Tengah; Akar Teologi, Kritik Wacana dan Pilotisasi Agama, dalam Tanwir Al Afkar, edisi No. 13.
Abed, Al–Jabiri Muhammad. 2000. Post Tradisionalisme Islam, ter. Ahmad Baso, Yogyakarta: LKiS.
Aceh, Abu Bakar. 1982. Sejarah Hidup K.H. A Wahid Hasyim dan Karangan Tersiar, Jakarta: Dharma Bhakti.
Amin, Haedari, dkk. 2004. Masa Depan Pesantren dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Komplesitas Global, Jakarta: IRD PRESS.
Arifin, HM. 1995. Kapita Selekta Pendidikan Islam dan Umum, Jakarta: Bumi Aksara.
Arifin, Zainal. 2012. Pengembangan Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan Islam, Yogyakarta: DIVA Press.
Azra, Azyumardi. 1985. “Surau di Tengah Krisi: Pesantren dalam Perspektif Masyarakat” dalam M. Dawam Rahardjo, (ed), Pergulatan Dunia Pesantren : Membangun Dari Bawah, Jakarta: P3M.
______________. 2012. Penddidikan Islam, Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Millenium III, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Chirzin, M. Habib. 1988. “Agama dan Ilmu dalam Pesantren”, dalam Pesantren dan Pembaharuan, ed. M. Dawam Rahardjo, Jakarta: LP3ES.
Clifford, Greertz. 2005. “Abangan Santri; Priyayi dalam Masyarakat Jawa”, diterjemahkan oleh Aswab Mahasun, Cet. II. Jakarta: Dunia Pusataka Jaya.
Daulay, Haidar Putra. 2001. Historisasi dan Eksistensi Pesantren, Sekolah, dan Madrasah Yogyakarta: Tiara Wacana.
Departemen Agama RI. 2003. Direktorat jenderal kelembagaan Agama Islam Direktorat Pendidikan Keagamaan Pondok Pesantren proyek peningkatan pendidikan luar sekolah pada Pondok Pesantren Pola Pengembangan Pondok pesantren, Jakarta: Departemen Agama RI.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20.
Deperteman Agama RI. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam, Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah; Pertumbuhan dan Perkembangannya.
Dofier, Zamakhsyari. 2011. Tradisi pesantren: Studi pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, Jakarta: LP3ES.
Faiqoh. 2002. Pedoman Pondok Pesantren, Jakarta: Departemen Agama RI.
Faisal, Ismail. 1998. Paradigma Kebudayaan Islam: Study Kritis dan Refleksi Historis, Yogyakarta: Titian Ilahi Press.
Hamid, Abu. 1983. “Sistem Pendidikan Madrasah dan Pesantren di Sul-Sel”, dalam Taufik Abdullah (ed), Agama dan Perubahan Sosial, Jakarta: Rajawali Press.
Hasbi, Indra. 2003. Pesantren dan Transformasi Sosial: Studi atas Pemikiran K.H. Abdullah Syafi'ie Dalam Bidang Pendidikan Islam, Jakarta: Pena Madani.
Hasbullah. 1996. Kapita Selekta Pendidikan Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
____________. 1995. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Kartono, Kartini. 1996. Metodologi Penelitian Sosial, Bandung: Bumi Aksara.
Kuntowijoyo. 1990. Paradigma Islam Interpretasi Untuk Aksi, Bandung: Mizan. 1990).
Lorens, Bagus. 2005. Kamus Filsafat, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Madjid, Nurcholish. 1977. Bilik-bilik Pesantren; Sebuah Potret Perjalanan, Cet. I, Jakarta: Paramadina.
Mahfudh, Sahal. 1999. Nuansa Fiqh Sosial, Yogyakarta: LKiS. Lihat pula, Pesantren Mencari Makna, Jakarta: Pustaka Ciganjur.
Mahmud. 2006. Model-Model Pembelajaran di Pesantren, Jakarta: Media Nusantara.
Mansur. 2004. Moralitas Pesantren, Yogyakarta: Safiria Insani Press.
Margono, S. 2000. Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
Maryam, Jameelah. 1982. Islam dan Modernisme, Surabaya: Usaha Nasional.
Moeleong, Lexy J. 1994. Metode penelitian kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya Offest.
Nata, Abuddin. 2005. Tokoh-tokoh Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo.
Noor, Mahpuddin. 2006. Potret Dunia Pesantren, Lintas Sejarah, Perubahan, dan Perkembangan Pondok Pesantren, Bandung: Humanioria.
Nurhadi, Rofiq. 2005. “Sistem Pendidikan Pesantren di Tengah Arus Demokratisasi”, Studi An-Nur, vol. II, No. 3, Yogyakarta
Qomar, Mujamil. Tt. Pesantren dan Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi, Jakarta: Erlangga.
Ridwan, Nur Kholik. 2008. NU dan Neoliberalisme; Tantangan dan Harapan Menjelang Satu Abad, Yogyakarta: LKiS.
Saleh, Abdul Rahman. 2004. Madrasah dan Pendidikan Anak Bangsa, Visi, Misi dan Aksi, Jakarta: Raja Grafindo.
Seabrook, Jeremy. 2006. Kemiskinan Global; kegagalan Model Ekonomi Neo-Loberalisme, terj. Darmawan, Yogyakarta: Resist Book.
Siradj, Sa'id Aqiel. 1999. Pesantren Masa Depan, Bandung: Pustaka Hidayah.
Soekanto, Soerjono. 1996. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Subhan, Arief. 2009. Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad ke-20, Jakarta: UIN Press dan Center for quality Development and Assurance.
Sulthon, Masyhud, dkk. 2005. Manajemen Pesantren, Jakarta: Diva Pustaka.
Sztmpka, Peter. 2005. Sosiologi Perubahan Sosial, terj. Alimandan, Jakarta: Prenada Media.
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Turner, Bryan. 2003. Teori-Teori Sosiologi Modernitas dan Posmodernitas, terj. Imam Baihaqi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wahid, Abdurrahman. 2001. Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren, Yogyakarta: PT. LKiS.
Wahjoetmo. 1997. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan, Jakarta: Gema Insani Press.
Yasmadi. 2005. Modernisasi Pesantren, Kritik Nurkholis Madjid Terhadap Pendidikan Islam Tradisional, Jakarta: Ciputat Press.
Zahara, Idris. 1992. Pengantar Pendidikan, Jakarta: PT. Gasindo.
Zarkasyi, Abdullah Syukri. 2005. Gontor dan Pembaharuan Pendidikan Pesantren, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Ziemik, Manfred. 1986. Pesantren Dalam Perubahan Sosial terj. Butche B Soendjoyo (Cet: I), Jakarta: P3M.
Published
2019-04-01
How to Cite
FAWAID, Muhammad; FARISI, Hasan. Eksistensi Pondok Pesantren Salafiyah Roudlotul Ma’rifat Desa Boreng Lumajang di Era Modern. TARBIYATUNA, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 173-198, apr. 2019. ISSN 2442-4579. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/336>. Date accessed: 15 june 2021. doi: https://doi.org/10.36835/tarbiyatuna.v11i2.336.
Section
Article