Pondok Pesantren dan Konstruksi Pemikiran Pendidikan K.H. Imam Zarkasyi
DOI:
https://doi.org/10.54471/tarbiyatuna.v16i1.2226Keywords:
Pondok Pesantren, Konstruksi Pemikiran, PendidikanAbstract
K.H. Imam Zarkasyi memberikan bukti keberhasilan pendidikan pondok pesantren, yaitu; Hasil pendidikannya yang bersifat keilmuan dan kerohanian itu berupa bekal mental yang akan dijadikan modal untuk hidup, dan dengan modal kerohanian dan mental yang kuat, yang diperoleh selama pendidikan di madrasah dan pondok pesantren. Artikel ini bertujuan untuk mengenalkan kehidupan Pondok Pesantren, Pesantren sebagai lembaga pendidikan, Pesantren dalam pembaruan, serta Pondok pesantren dan sekolah umum. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode penelitian kepustakaan (Library Research). Data telah dilakukan finalisasi, dan kondisi data yang diambil tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, dengan menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah mengambil selangkah lebih berani (kalau tidak dikatakan lebih maju) dengan memperkenalkan sekolah umum yang terlepas dari madrasah. Oleh karena itu bebarapa pesantren telah memiliki lembaga pendidikan yang sangat besar. Simpulan dari artikel ini Pondok Pesantren ternyata telah memberlakukan beberapa strategi penggabungan sistem pesantren dengan sekolah umum (model barat), dengan selalu mempertimbangkan kondisi objektif pesantren, tujuan institusional dan arah pendidikannya.
Downloads
References
“Pondok Pesantren, Kyai dan Ulama, Sebuah Antologi”. Institut Pendidikan Darussalam (1973).
al-Hamid, Irfan Abd. Dirasat fi al-Firaq wa al-Aqa’ide al Islamiyyah. Baghdad: Mathba’ah As’ad: t.t.
Assiroji, Dwi Budiman. “Konsep Pendidikan Islam Menurut KH. Imam Zarkasyi”. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, vol. 1, no. 1 (Juni, 2018); 33-46. DOI: https://doi.org/10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v1i01.17
Bakar, M. Yunus A. “Konsep Pemikiran Pendidikan K.H. Imam Zarkasyi dan Implementasinya pada Pondok Pesantren Alumni”. (Disertasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2007).
Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES, 1984.
Geerts, Clifford. The Religion of Jawa. Chicago: The University of Chicago Press, 1959.
Johns, A.H. “Islam in Southeast Asia: Problems of Perspective”. Readings on Islam. Sejarah Melayu, 1612, dalam Anthony Reid, Southeast Asia in the Age of Commerce 1450-1680. New Haven & London: Yale University Press, 1993.
Khamdan, Muh. “Pengembangan Nasionalisme Keagamaan sebagai Strategi Penanganan Potensi Radikalisme Islam Transnasional”. ADDIN: Media Dialektika Ilmu Islam, vol. 10, no. 1 (Februari, 2016); 207-231. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/addin.v10i1.1135
Masruroh, Ninik dan Umiarso. Modernisasi Pendidikan Islam ala Azyumardi Azra. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2017.
Mastuhu. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS, 1994.
Mihardja, A. K. Polemik Kebudayaan. Jakarta: Balai Pustaka, 1986.
Oepen, Manfred dan Karcher, Wolfgang. Dinamika Pesantren: Dampak Pesantren dalam Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat. Jakarta: P3M, 1988.
Panitia Penulisan Riwayat Hidup & Perjuangan K.H. Imam Zarkasyi Pondok Modern Gontor Ponegoro. Biografi K.H. Imam Zarkasyi dari Gontor, Merintis Pesantren Modern. Ponorogo: Gontor Press, 1996.
Prasodjo, Sudjoko. Profil Pesantren. Jakarta: LP3ES, 1975.
Prayoga, Ari dan Mukarroham, I. S. “Kiai Pondok Pesantren Mahasiswa”. Madrasa: Journal of Islamic Educational Management, vol. 1 (Desember, 2018); 30-38. DOI: https//doi.org/10.32940/mjiem.v1i0.72
Pringgar, Rizaldy Fatha dan Sujatmiko, Bambang. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) Modul Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Pembelajaran Siswa”. IT-Edu: Jurnal Information Technology and Education, vol. 5, no. 1 (Januari, 2020).
Rahardjo, M. Dawam. “The Kyai, The Pesantren, and The Village: a Preliminary Sketch”. Malaycivilization, accessed April 8, 2023. https://www.malaycivilization.com.my/items/show/141164.
Rahardjo, M. Dawam. Pergulatan Dunia Pesantren: Membangun dari Bawah. Jakarta: P3M, 1985.
Riza, Muhammad. “Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam”. Jurnal As-Salam, vol. 1, no. 1 (Juni, 2016); 73-82.
Sahlan, Asmaun. Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah: Upaya Mengembangkan PAI dari Teori ke Aksi. Malang: UIN-Maliki Press, 2010.
Sugihwaras, Sadikun. Pondok Pesantren dan Pembangunan Pedesaan. Jakarta: Dharma Bakti, 1980.
Syafe’i, Imam. “Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter”. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 8, no. 1 (2017); 61-82. DOI: https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097
Syis, Zaini Ahmad., dkk. Standarisasi Pengajaran Agama Islam di Pondok Pesantren. Jakarta: Proyek Pembinaan Bantuan Kepada Pondok Pesantren, 1982.
Taufik. “Pendidikan Karakter di Sekolah: Pemahaman, Metode Penerapan, dan Peranan Tiga Elemen”. Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 20, no. 1 (Juni, 2014), 59-65.
Wiryopranoto, Suhartono., dkk. Perjuangan Ki Hajar Dewantara: Dari Politik ke Pendidikan. Jakarta: Museum Kebangkitan Nasional, 2017.
Yunus, Mahmud. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 1992.
Zarkasyi, KH. Imam. “Panca Jiwa Pondok Pesantren”, Disampaikan pada Seminar Pesantren Seluruh Indonesia, di Yogyakarta, 4-7 Juli 1965.
Ziemek, Manfred. Pesantren dalam Perubahan Sosial. Jakarta: P3M, 1986.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




