KONSEP GENDER PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM

  • Zainil Ghulam Sekolah Tinggi Agama Islam Alfalah Assunniyah Kencong Jember

Abstract

Diskursus gender, secara hisoris sudah ada sejak abad ke 17, akan tetapi kata gender belum ada dalam perbendaharaan kamus besar Bahasa Indonesia. Mengurai teori gender dalam konteks lokalitas pendidikan Islam di Indonesia, hendaknya dibaca sebagai entitas yang berangkaian dengan kekuatan kontrol wacana dan hemegoni. Islam telah memposisikan perempuan sebagai “mitra sejajar” laki-laki. Relasi gender jika dibaca perspektif pendidikan Islam maka tidak bisa dengan teks doktrin Islam yang cenderung misoginis. Ini tidak saja karena Islam lahir di tengah-tengah masyarakat yang dikenal memiliki setting tradisi yang gemar melecehkan perempuan, namun kesimpang-siuran dalam memahami otoritas teks di satu sisi dan dimensi penafsiran disisi lainnya, sering bermuara pada reproduksi wacana yang bertentangan dengan nilai kesetaraan (equality).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2014-08-15
How to Cite
GHULAM, Zainil. KONSEP GENDER PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 1-17, aug. 2014. ISSN 2442-4579. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/52>. Date accessed: 22 jan. 2022.

Keywords

Gender, Pendidikan Islam