Pluralisme Agama di Sekolah; Studi Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Islam di Sekolah Menegah

  • Nurhafid Ishari Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Abstract

Pendidikan di sekolah adalah sarana pengembangan pribadi manusia untuk dapat menjadi manusia yang mampu bersanding dengan manusia lainnya dalam bingkai kedamaian.Harus diakui bahwa pendidikan umum, seperti lembaga pendidikan menengah yang merangkul berbagai macam peserta didik dengan berbagai macam latar belakang agama maupun etnis.Perbedaan latar belakang agama dan etnis yang terdapat pada masing-masing individu masyarakat sekolah tersebut kemudian disikapi, disadari serta diterima dengan ketulusan hati, sehingga melahirkan sebuah masyarakat sekolah yang harmonis.Salah satu perubahan dari pendidikan agama pada kurikulum 2013 adalah ditempatkannya budi pekerti sebagai bagian integral dari pendidikan agama. Sehingga, pendidikan agama dalam kurikulum 2013 bernama Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Sayangnya, tidak ditemukan alasan utama dari dimasukkannya kata “budi pekerti” dalam pendidikan agama. Namun, nampaknya ada keinginan yang sangat kuat dari penyusun kurikulum 2013 untuk memasukkan aspek etika dan perilaku dalam kurikulum 2013.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-08-15
How to Cite
ISHARI, Nurhafid. Pluralisme Agama di Sekolah; Studi Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Islam di Sekolah Menegah. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 191-207, aug. 2016. ISSN 2442-4579. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/248>. Date accessed: 29 nov. 2021.
Section
Article

Most read articles by the same author(s)