Mengungkap Politik Kekuasaan dalam Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia Melalui Kajian Historis

Authors

  • Ahmad Irfan Mufid Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Suwidi Suwidi Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Keywords:

politik kekuasaan, modernisasi pendidikan Islam, kajian historis

Abstract

Modernisasi merupakan gejala sosial yang tidak bisa dihindari oleh sistem sosial manapun, termasuk pendidikan. Pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia juga dituntut untuk melakukan modernisasi. Sebagian kalangan yang berpandangan modern menilai bahwa pesantren mengalami ketertinggalan dan tidak modern. Salah satu faktornya karena pesantren tidak menerapkan standarisasi baik secara kelembagaan maupun proses pembelajaran, termasuk kurikulum yang diterapkan. Namun demikian, temuan dalam tulisan ini menyatakan bahwa  keharusan modernisasi pesantren dengan alasan untuk kemajuan pendidikan Islam ditengarai sarat dengan politik kekuasaan. Sementara pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Discourse Historical Approaches (pendekatan wacana sejarah) dan teori Poskolonial. Pendekatan ini menyertakan konteks sejarah bagaimana wacana diproduksi dan mengungkap kekuasaan dimainkan dalam proses pewacanaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Discourse Historical Approaches (pendekatan wacana sejarah) dan teori Poskolonial. Pendekatan ini menyertakan konteks sejarah bagaimana wacana diproduksi dan mengungkap kekuasan dimainkan dalam proses pewacanaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2016-02-15

How to Cite

Mufid, A. I., & Suwidi, S. (2016). Mengungkap Politik Kekuasaan dalam Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia Melalui Kajian Historis. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1–14. Retrieved from https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/105

Issue

Section

Article