Analisis Mekanisme Penentuan Harga Lelang terhadap Barang Jaminan Pembiayaan Bermasalah

  • Arif Putra Sanjaya Instutut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia
  • Indra Hidayatullah Instutut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Abstract

Lelang termasuk salah satu jual beli, akan tetapi ada perbedaan secara umum. Jual beli ada hak memilih, boleh tukar menukar dimuka umum dan sebaliknya, sedangkan lelang tidak ada hak memilih, tidak boleh tukar menukar dimuka umum, dan pelaksanaannya dilakukan dimuka umum. Dalam praktiknya, tidak jarang terjadi penyimpangan prinsip syariah seperti manipulasi, kolusi maupun permainan kotor lainnya, permasalahan harga memang merupakan masalah yang berada  diantara dua aspek yang berbeda yaitu dari  aspek bisnis dan aliran agama yang mengatur segala bentuk hal yang ada dalam  kehidupan manusia. Dalam hal ini penetapan harga harus dilakukan dengan benar dan jujur agar tidak terjadi hal yang merugikan salah satu pihak dan menciptakan harga yang jujur dan adil. Adapun fokus penelitian yang diteliti dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono?; 2) Bagaimana mekanisme penentuan harga lelang terhadap barang jaminan pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono? Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono; 2) untuk mengetahui mekanisme penentuan harga lelang terhadap barang jaminan pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisisa data menggunakan teknik triangulasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini; 1) mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono yaitu dengan kesabaran, melakukan pendekatan kekeluargaan, dan tidak menekan nasabah. 2) mekanisme penentuan harga lelang terhadap barang jaminan pembiayaan bermasalah di BMT UGT Sidogiri Capem Sukodono ialah dengan melihat harga pasar setempat (HPS).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsami. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen Agama RI. 1976. Al-Qur’an dan Terjamahannya. Jakarta: Bumi Restu.
Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Muhammad. 2011. Manajemen Bank Syariah. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Mulyati, Etty. 2016. Kredit Perbankan. Bandung: PT Refika Aditama.
Oktayani, Dewi. “Pelelangan Barang Gadai dalam Perspektif Islam”, Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, vol. 8, no. 2, (Desember 2019), 263-264.
Pratiwi, Eka. Mekanisme Lelang dan Penetapan Harga lelang Barang Sitaan Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kejaksaan Negri Salat Tiga).(Salat Tiga: Institut Agama Islam Negeri Salat Tiga, 2019), 28,
Ridwan, Muhammad. 2004. Manajemen Baitul Mall Wa Tamwil (BMT). Yogyakarta: UII Press.
Sukamdiyo. 1997. Manajemen Koperasi. Jakarta: Airlangga.
Sutedi, Adrian. 2011. Hukum Gadai Syariah. Bandung: Alfabeta.
Susanti. “Konsep Harga Lelang Barang Jaminan Gadai Dalam Ekonomi Islam”, Palembang:UIN Raden Fatah Palembang, Vol. 5, No. 1, (Juni 2016), 54.
Trisadini. 2013. Transaksi Bank Syariah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Wahyuni, Fitri. Analisis Penetapan Harga Lelang Barang Jaminan Dalam Mengurangi Resiko pembiayaan Menurut Perspektif Ekonomi Islam.(Lampung: Unifersitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2018), bab 2,
Published
2020-12-29
How to Cite
SANJAYA, Arif Putra; HIDAYATULLAH, Indra. Analisis Mekanisme Penentuan Harga Lelang terhadap Barang Jaminan Pembiayaan Bermasalah. Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 13-29, dec. 2020. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/muhasabatuna/article/view/821>. Date accessed: 24 june 2021.
Section
Articles