Peranan Zakat, Infak Dan Sedekah (ZIS) Dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Di Kecamatan Jatiroto

Authors

  • Elin Dinata Putri
  • Yuli Dwi Yusrani Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

DOI:

https://doi.org/10.54471/muhasabatuna.v1i2.1595

Keywords:

Akuntabilitas, Amanah, Profesional, Transparan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana Pengelola LAZISNU memaknai  akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS). Akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS sangat diperlukan untuk mewujudkan kepercayaan pihak-pihak yang terkait, seperti muzakki, mustahiq, Pemerintah maupun masyarakat secara keseluruhan. 

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Dalam penelitian ini terdapat 1 (satu) informan, atara lain: informan kunci (key informant) atau tokoh formal dalam penelitian ini yaitu Ketua LAZISNU .

Hasil penelitian ini menemukan bahwa akuntabilitas pengelolaan ZIS pada LAZISNU Jatiroto didasarkan pada akuntabilitas vertikal dan horizontal. Prinsip yang ditekankan dalam akuntabilitas vertikal adalah prinsip amanah. Sedangkan prinsip yang ditekankan dalam akuntabilitas horizontal adalah prinsip profesional dan transparan. Praktik akuntabilitas pengelolaan dana ZIS yang dilakukan oleh LAZISNU Jatiroto merupakan sinergi dari akuntabilitas spiritual, akuntabilitas layanan, akuntabilitas program, dan akuntabilitas laporan.  

Keywords: Akuntabilitas, Amanah, Profesional, Transparan

Downloads

Download data is not yet available.

References

“Wawancara dengan Ibu Mansuroh (Ketua LAZISNU Jatiroto), Pada Tanggal 13 Juni 2021 Pukul 13.00 WIB.”
Hafidhudin, Didin. Panduan PraktisTentang Zakat, Infaq, Sedekah, 1998.
Usman, Husaini. Manajemen Teori, Praktik Dan Riset Pendidikan (BUMI AKSARA, 2013)

Downloads

Published

2022-03-16

How to Cite

Dinata Putri, E., & Yusrani, Y. D. (2022). Peranan Zakat, Infak Dan Sedekah (ZIS) Dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Di Kecamatan Jatiroto. Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah, 1(2), 51–58. https://doi.org/10.54471/muhasabatuna.v1i2.1595

Issue

Section

Articles