Real life akad salam dalam pertanian

  • Ahmad Reszki Fajeri Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
  • Badar Ilahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang

Abstract

Kontrak Salam adalah kontrak penjualan di mana pembeli membayar karakteristik dan kuantitas produk di muka, dan produk tidak akan dikirimkan sampai titik tertentu di masa depan. Ini sebelumnya diperlukan. Sebaliknya, pembeli dijamin akan menerima barang tertentu dengan harga yang disepakati semula saat dibutuhkan. Kontrak salam biasanya digunakan untuk memesan barang tertentu. Dalam penerapan perjanjian pengupahan pada lembaga keuangan syariah, perjanjian pengupahan menggunakan dasar PSAK 103, yang mengatur bahwa alat pembayaran modal upah dapat berupa uang tunai, barang atau jasa, tetapi tidak berupa hutang yang harus dibayar oleh penjual atau pengutang. Pembeli pihak lain. (Produksi) sehingga Anda dapat menyelesaikan pesanan. Manfaat akad salam kepada pembeli adalah menjamin diterimanya barang dalam jumlah dan kualitas tertentu, jika perlu, dengan harga yang disepakati di awal. Sedangkan pendapatan penjual adalah memperoleh dana yang digunakan untuk melakukan kegiatan produksi dan memenuhi sebagian kebutuhannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Ahmad Reszki Fajeri, Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

: Kontrak Salam adalah kontrak penjualan di mana pembeli membayar karakteristik dan kuantitas produk di muka, dan produk tidak akan dikirimkan sampai titik tertentu di masa depan. Ini sebelumnya diperlukan. Sebaliknya, pembeli dijamin akan menerima barang tertentu dengan harga yang disepakati semula saat dibutuhkan. Kontrak salam biasanya digunakan untuk memesan barang tertentu. Dalam penerapan perjanjian pengupahan pada lembaga keuangan syariah, perjanjian pengupahan menggunakan dasar PSAK 103, yang mengatur bahwa alat pembayaran modal upah dapat berupa uang tunai, barang atau jasa, tetapi tidak berupa hutang yang harus dibayar oleh penjual atau pengutang. Pembeli pihak lain. (Produksi) sehingga Anda dapat menyelesaikan pesanan. Manfaat akad salam kepada pembeli adalah menjamin diterimanya barang dalam jumlah dan kualitas tertentu, jika perlu, dengan harga yang disepakati di awal. Sedangkan pendapatan penjual adalah memperoleh dana yang digunakan untuk melakukan kegiatan produksi dan memenuhi sebagian kebutuhannya.

Badar Ilahi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang

: Kontrak Salam adalah kontrak penjualan di mana pembeli membayar karakteristik dan kuantitas produk di muka, dan produk tidak akan dikirimkan sampai titik tertentu di masa depan. Ini sebelumnya diperlukan. Sebaliknya, pembeli dijamin akan menerima barang tertentu dengan harga yang disepakati semula saat dibutuhkan. Kontrak salam biasanya digunakan untuk memesan barang tertentu. Dalam penerapan perjanjian pengupahan pada lembaga keuangan syariah, perjanjian pengupahan menggunakan dasar PSAK 103, yang mengatur bahwa alat pembayaran modal upah dapat berupa uang tunai, barang atau jasa, tetapi tidak berupa hutang yang harus dibayar oleh penjual atau pengutang. Pembeli pihak lain. (Produksi) sehingga Anda dapat menyelesaikan pesanan. Manfaat akad salam kepada pembeli adalah menjamin diterimanya barang dalam jumlah dan kualitas tertentu, jika perlu, dengan harga yang disepakati di awal. Sedangkan pendapatan penjual adalah memperoleh dana yang digunakan untuk melakukan kegiatan produksi dan memenuhi sebagian kebutuhannya.

References

Dr. Taudlikul Afkar, Johan Wahyu Wicaksono, SE, MEI, dan Ani Faujiah,S.Fil.I, MEI, Mendesain Akuntasni Anti Korupsi, (Surabaya: STAINIA Press,2016).
MuhammadArdi,Asas-Asas Perjanjian (Akad), Hukum Kontrak Syariah dalam PenerapanSalamdanIstisna,
Rahman, afzalur. Doktrin Ekonomi Islam jilid 4. ( Yogyakarta : PT.Dana Bhakti Wakaf, 1996).
Sofyan Safri Harahap, Wiroso,Muhammad Yusuf. Akuntansi Perbankan Syariah, Ed.Cet.IV –Jakarta LPFE Usakti 2010.
Wiroso. (2011). Akuntansi Transaksi Syariah. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia
Muhammad,B., Stiabudi, R., & Ashar, M. (2017). Paper Salam Plus: Inovasi Produk Akad Salam pada Perbankan Syariah untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Indonesia. Syariah Economy Week. UMY Yogyakarta.
Mujiatun, S. (2013). Jual Beli dalam Perspektif Islam: Salam dan Istisna. Medan: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis UMSU, 13 (2).
Qusthoniah.(2016).AnalisisKritisAkadSalamdiPerbankanSyariah.Indragiri:JurnalSyari’ah UNISI, V(1).
Ridlwan,A.A.(2016).ImplementationAkadMuzara’ahInIslamicBank:AlternativeToAccess Capital Agricultural Sector. Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam,7(1).
Roziq,A.,Hisamuddin,N.,Wahyuni,N.I.,Purnawati,I.(2014).ModelPembiayaanSalampada Petani Singkong dan Usaha Kecil Berbahan Singkong di Kabupaten Jember. Jember: Jurnal Akuntasi Universitas Jember, 12(2).
Published
2021-06-01
How to Cite
FAJERI, Ahmad Reszki; ILAHI, Badar. Real life akad salam dalam pertanian. Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 9-26, june 2021. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/muhasabatuna/article/view/1091>. Date accessed: 23 july 2021.
Section
Articles