DAKWAH ISLAM SEBAGAI UPAYA PENANGKALAN KRISTENISASI
Keywords:
Dakwah Islam, Penangkalan KristenisasiAbstract
Setiap agama pasti mempunyai misi untuk menyebarkan agamanya masingmasing,dalam agama Islam penyebaran agamanya disebut dakwah sedangkan dalam
agama Kristen disebut dengan konversi agama Kristen atau misionaris. Konversi
agama Kristen adalah proses masuk dan tersebarnya pengaruh Kristen di kawasan
tertentu. Konversi agama kristen di Indonesia dapat diartikan sebagai proses
pengkristenan yang terjadi di Indonesia. Akhir-akhir ini gerakan konversi agama
kristen terhadap umat lslam yang dilancarkan oleh para missionaris semakin agresif,
baik melalui cara yang halus sampai kepada cara yang kasar. Melihat kenyataan ini,
umat islam di Indonesia pada khususnya tentu saja tidak berpangku tangan melihat
kenyataan yang ada, berbagai langkah mereka tempuh dalam memerangi konversi
agama kristen
Penyalahgunaan pelayanan masyarakat untuk tujuan mengkristenkan orang
Islam, harus segera dihentikan. Sebab, cara-cara itu termasukmelanggar Konferensi
Internasional tentang misi Kristen dan Dakwah Islam di Chambessy pada bulan Juni
1976, dimana para pemimpin Islam, Katolik, dan Protestan sudah memutuskan:
"Konferensi tidak membenarkan semua penyalahgunaan pelayanan masyarakat,
karena menyadari dengan pedih bahwa sikap umat Islam terhadap misi Kristen telah
dipengaruhi secara merugikan oleh penyalahgunaan diakonia, dengan keras
mendesak greja-gereja dan organisasi-organisasi keagamaan Kristen untuk
menghentikan penyalahguaan diakonia mereka di dunia Islamâ€.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam DAKWATUNA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di DAKWATUNAÂ bersifat akademik. DAKWATUNAÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalahgunaan informasi dari situs ini.