Strategi Konvergensi Media Sosial dalam Memperluas Jangkauan Pendengar Radio Lokal dan Mengoptimalkan Pesan Dakwah
DOI:
https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v12i1.3832Keywords:
media sosial, radio lokal, konvergensi media, komunikasi massa, dakwahAbstract
Perkembangan pesat teknologi digital telah secara signifikan mengubah lanskap komunikasi massa, sehingga mendorong media tradisional seperti radio untuk beradaptasi dengan logika platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam memperluas jangkauan pendengar serta memperkuat interaksi antara penyiar dan audiens di Radio Gloria Paramitha FM Lumajang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengkaji bagaimana platform media sosial, khususnya Instagram dan Facebook, berfungsi sebagai instrumen konvergensi media dalam penyiaran radio lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan strategis tidak hanya sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi interaktif yang memungkinkan terjadinya keterlibatan dua arah antara penyiar dan pendengar. Fitur-fitur seperti siaran langsung, kolom komentar, dan pesan langsung memfasilitasi komunikasi partisipatif, yang menandai pergeseran dari komunikasi massa yang bersifat linear menuju model komunikasi yang interaktif dan berjejaring. Dalam konteks dakwah Islam, konvergensi media sosial memungkinkan pesan-pesan dakwah yang disiarkan melalui radio menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam tanpa dibatasi oleh ruang geografis. Selain itu, platform digital interaktif mendorong penyampaian pesan dakwah yang lebih dialogis, kontekstual, dan berorientasi pada audiens, sehingga meningkatkan daya persuasi dan fungsi edukatif dakwah. Namun demikian, efektivitas pemanfaatan media sosial masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan konten yang belum konsisten, serta belum adanya strategi desain komunikasi visual yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konvergensi media sosial telah menjadi strategi penting dalam menjaga relevansi radio lokal di era digital. Sebuah model strategi komunikasi integratif diajukan untuk mengoptimalkan keterlibatan audiens, memperkuat identitas kelembagaan radio lokal, sekaligus memaksimalkan penyebaran dan efektivitas pesan dakwah di tengah arus konvergensi media yang terus berlangsung.
References
Birsen, Ö. (2018). Transforming radio, changing listener. European Journal of Formal Sciences and Engineering, 6, 116–125. https://doi.org/10.26417/ejis.v4i3.p39-44
Birsen, Ö. (2019). New media audience and radio interaction. Journal of Media Studies. https://doi.org/10.26417/ejis.v5i2.112
Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Couldry, N. (2012). Media, society, world: Social theory and digital media practice. Polity Press.
Deuze, M. (2007). Media work. Polity Press.
Fick, R. (2024). Digital readiness in a digital revolution: Community radio response. EPiC Series in Education Science. https://doi.org/10.29007/vzzf
Flew, T. (2014). New media: An introduction (4th ed.). Oxford University Press.
Fosu, M., & Ufuoma, A. (2013). Convergence, citizens’ engagement and democratic sustainability. Journal of Mass Communication and Journalism. https://doi.org/10.4172/2165-7912.1000140
Gissani, M. F., Sanusi, N., & Yulianti, A. (2024). Radio convergence as adaptation strategy in the digital era. Jurnal Komunikatio. https://doi.org/10.30997/jk.v10i2.13040
Hadi, I. (2013). Local media and media convergence: A case study of interactive radio. Online Journal of Communication and Media Technologies, 3(2), 54–74. https://doi.org/10.29333/ojcmt/2423
Harliantara, H., Wahyuanto, E., Sjuchro, D., & Nindhasari, H. (2025). The evolution of radio broadcasters’ roles in the dynamic digital media landscape. Jurnal Pewarta Indonesia. https://doi.org/10.25008/jpi.v7i1.190
Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York University Press.
Jenkins, H., Ford, S., & Green, J. (2013). Spreadable media and audience engagement. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 57(4), 521–539. https://doi.org/10.1080/08838151.2013.845827
Jia, Z., & Mohamed, S. (2023). Navigating the tides of media convergence: Transformation of radio and television stations. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 13(4). https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v13-i4/16757
Kencana, W. H., & Meisyanti. (2020). The implementation of mass media digital platforms. Jurnal Komunikasi Massa. https://doi.org/10.18196/jkm.122038
Kholis, N., Savitri, G. A., & Husna, N. (2023). The use of social media (Instagram) for the radio industry. E3S Web of Conferences. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202342602031
Kitsa, M. (2021). Specifics of convergent media content. State and Regions: Social Communications. https://doi.org/10.32840/cpu2219-8741/2021.2(46).9
Lister, M., Dovey, J., Giddings, S., Grant, I., & Kelly, K. (2009). New media: A critical introduction (2nd ed.). Routledge.
McQuail, D. (2010). McQuail’s mass communication theory (6th ed.). Sage Publications.
Media Communications in Digital Day. (2022). Economic Alternatives. https://doi.org/10.37075/ea.2022.3.04
Napoli, P. M. (2011). Audience evolution: New technologies and the transformation of media audiences. Columbia University Press.
Paradhita, A. N., & Oktavia, D. A. (2025). Digitalization and media convergence in radio business. Jurnal Manajemen Bisnis dan Terapan. https://doi.org/10.20961/meister.v3i1.2095
Priana, R., Sjuchro, D., & Fitriana, R. (2025). Revealing the new culture of radio broadcasting. Society. https://doi.org/10.33019/society.v13i2.827
Rachman, Rio Febriannur (2019). Pengantar Ilmu Komunikasi Islam: Essai-esai Pendek. CV Murta Media Karya
Ritonga, M., Farid, A. S., & Manda, V. K. (2024). Media convergence and interactive broadcasting. Feedback International Journal of Communication. https://doi.org/10.62569/fijc.v1i4.103
Shirky, C. (2008). Here comes everybody: The power of organizing without organizations. Penguin Press.
Tong, F., & Lin, C. (2020). Research on mass communication in media convergence era. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 576. https://doi.org/10.1088/1755-1315/576/1/012010
Willems, W. (2013). Participation in what? Radio, convergence and the corporate logic of audience input. Telematics and Informatics, 30(3), 223–231. https://doi.org/10.1016/j.tele.2012.02.006
Willems, W. (2013). Participation, radio, and convergence. Telematics and Informatics, 30, 223–231. https://doi.org/10.1016/j.tele.2012.02.006
Yani, A., & Sjuchro, D. (2025). Local content on the World Wide Web: Maintaining radio relevance. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi. https://doi.org/10.15575/cjik.v9i1.45749
Zatonskaya, T. (2020). Digital age media transformations. Knowledge in the Information Society, 184, 367–383. https://doi.org/10.1007/978-3-030-65857-1_31
Zhang, J. (2023). The impact of new media on communication and engagement in the digital age. Communications in Humanities Research. https://doi.org/10.54254/2753-7064/21/20231470
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Achmad Arifulin Nuha, Lulu Roudlotunisa, Faiqoh Rohmiyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam DAKWATUNA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di DAKWATUNAÂ bersifat akademik. DAKWATUNAÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalahgunaan informasi dari situs ini.
















