Media dan Agama: Komunikasi Dakwah Gerakan Nahdliyyin Bersatu di Instagram
DOI:
https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v11i2.3640Keywords:
Media, Islam, Gerakan Nahdliyyin Bersatu, Dakwah, InstagramAbstract
Artikel ini membahas tentang salah satu akun Instagram yang dikelola oleh nahdliyyin, sebutan untuk kader atau simpatisan Nahdlatul Ulama/NU (organisasi Islam terbesar di Indonesia), Gerakan Nahdliyyin Bersatu atau GNB. Media sosial GNB, termasuk Instagram, di masa Pilpres 2024 sibuk mengunggah konten-konten kampanye mendukung pasangan Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar. Saat ini, Instagram GNB bertransformasi menjadi media komunikasi dakwah Islam. Studi ini bertujuan mengungkap bagaimana komunikasi dakwah diimplementasikan di Instagram GNB. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah Komunikasi Dakwah (Azyumardi Azra) dan Sosioteknologi (Rully Nasrullah). Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah analisis konten kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram GNB memanfaatkan simbol-simbol nahdliyyin dalam konten yang diunggah. Simbol yang dimaksud antara lain, kiai atau pengasuh pondok pesantren; pesantren; dan acara-acara khas nahdliyyin semacam ziarah kubur dan haul (peringatan hari wafat para pemuka Islam). Dalam konten-konten tersebut, disertakan pesan-pesan dakwah atau ajakan berbuat baik. Studi ini menyimpulkan bahwa media dan agama, dalam hal ini Islam, memiliki hubungan yang erat di era kekinian. Faktanya, umat Islam memanfaatkan media mutakhir, termasuk Instagram, untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah atau kebajikan.
Kata Kunci: Media; Islam; Gerakan Nahdliyyin Bersatu; Dakwah; Instagram
Downloads
References
Arafat, N., & Zen, M. (2019). Difusi Inovasi Penggunaan Aplikasi Dakwah: Studi Fenomenologi pada Pengguna Aplikasi Yaumi di Pesantren Luhur Sabilussalam Ciputat. Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Kemasyarakatan, 23(2), 36–47. https://doi.org/10.15408/dakwah.v23i2.13936
Azharghany, R., Adim, A., & Rusdi, H. R. (2022). Paradigma Dakwah Islam Kyai dalam Kancah Politik Kekuasaan Pasca Kemerdekaan di Indonesia. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 21(2), 1–17.
Azra, A. (2012). Komunikasi dakwah: Teori dan praktik. Kencana Prenada Media Group.
Bolter, J. D., & Grusin, R. (2000). Remediation, Understanding New Media. MIT Press.
Darwis, M. (2020). Revitalisasi Peran Pesantren Di Era 4.0. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(1), 128–137.
Ghofur, A. (2019). Dakwah Islam di Era Milenial. Dakwatuna, 5(2), 25–58. https://doi.org/10.22515/balagh.v4i1.1557
Jauhari, M. (2021). Aktivisme Dakwah Siber Di Tengah Konvergensi Media Digital. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 7(2), 213. https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v7i2.1138
Mashuri, A. T., Lubis, A. R., & Moefad, A. M. (2023). Construction of Religious Moderation at Nahdlatul Ulama Online Media in East Java. MUHARRIK: Jurnal Dakwah Dan Sosial, 6(1), 71–86.
Muthoharoh, N. (2021). Efektivitas Dakwah Nahdlatul Ulama Dalam Aplikasi Nu Online terhadap Pemahaman keislaman Nahdliyyin. Hikmah Jurnal Dakwah Dan Sosial, 1(2), 65–78.
Nasrullah, R. (2014). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Purwanto, H., & Nuha, A. A. (2020). Post Dakwah di Era Cyber Culture. DAKWATUNA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 6(2), 1–28.
Rachman, R. F. (2017). Menelaah Riuh Budaya Masyarakat di Dunia Maya. Jurnal Studi Komunikasi, 1(2), 206–222.
Ridho, A., Suja, A., Taufik, M., Rahmat, S., & Nisa, F. (2023). Nahdlatul Ulama as The Main Actor Managing and Resetting Civilization in The Digital Era. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(2), 188–204.
Ritonga, M. (2019). Komunikasi Dakwah Zaman Milenial. Juranal Komunikasi Islam Dan Kehumasan, 3(1), 60–77.
Rohmatulloh, D. M. (2022). Digital Santri: The Traditionalist Response to the Religious Populism Wave in Indonesian Islam. The Twelfth International Convention of Asia Scholars (ICAS 12) Volume 1, 601–608.
Rubawati, E. (2018). Media Baru: Tantangan dan Peluang Dakwah. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 2(1), 126–142. https://doi.org/10.25139/jsk.v2i1.510
Rustandi, R. (2020). Cyberdakwah: Internet Sebagai Media Baru Dalam Sistem Komunikasi Dakwah Islam. NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam, 3(2), 84–95. https://doi.org/10.23971/njppi.v3i2.1678
Santoso, B. R., Fatmasari, L., & Nurcholis, A. (2021). Strategi Dakwah Multimedia Nahdlatul Ulama melalui Instagram@ nuonline_id. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), 115–135.
Setiawan, N. (2022). Urgensi Dan Strategi Dakwah Santri di Era Digitalisasi. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(2), 223–232.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Febriannur Rachman, Zainil Ghulam, Achmad Farid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam DAKWATUNA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di DAKWATUNAÂ bersifat akademik. DAKWATUNAÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalahgunaan informasi dari situs ini.

