Dari Mimbar ke Tagar: Feminisme Islam dan Penemuan Kembali Praktik Dakwah Berbasis Gender
DOI:
https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v11i2.3588Keywords:
Feminisme Islam, Gerakan Perempuan Muslim, Transformasi Dakwah, Dakwah InklusifAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perjuangan gerakan feminis Islam dengan corak gerakan yang beragam, serta menganalisis implikasinya terhadap arah dan pendekatan dakwah Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah artikel jurnal internasional yang membahas perkembangan gerakan feminis Islam di berbagai negara, dengan mempertimbangkan konteks lokal, politik, dan teologis yang melingkupinya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gerakan feminis Islam paling aktif berkembang di negara-negara seperti India, Arab Saudi, dan Afghanistan. Gerakan-gerakan feminis Islam ini dilakukan secara masif melalui gerakan protes dan advokasi kebijakan, konstruksi literasi keagamaan, karya sastra, dan media. Gerakan dengan fokus protes dan advokasi kebijakan berjuang dengan mengonfrontasi kebijakan-kebijakan yang mendiskriminasi perempuan. Adapun gerakan konstruksi literasi keagamaan dilakukan dengan mendorong pembukaan ruang-ruang diskusi dan pembelajaran tentang peran serta hak perempuan di masyarakat. Melalui karya sastra, perjuangan diwujudkan melalui karya-karya kreatif seperti novel, film, dan pertunjukan teatrikal. Sementara itu, melalui media massa dan media sosial, gerakan feminis Islam secara aktif menyebarkan pesan-pesan kesetaraan dan keadilan, membangun dunia yang lebih inklusif. Gerakan feminis Islam melalui beragam cara memperlihatkan bahwa gerakan feminis bersifat kontekstual dan lokal. Gerakan feminis Islam kemudian mendorong terjadinya transformasi dakwah yang lebih sensitif gender dan inklusif. Gerakan feminis Islam dengan demikian tidak hanya mereformasi paradigma internal keagamaan, tetapi juga menawarkan kerangka dakwah progresif yang relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer.
Downloads
References
Adel, M. A., Mohamed, A. M., & Altwaiji, M. (2024). The Representation of Women with Disabilities in Shahira Al-Hasan’s Cochlea’s Secrets. Journal of International Women’s Studies, 26(6), 1–19.
Al-zamili, F. M. J. (2022). Dimensions and Features of Feminist Literature : Novelistic Trends in Contemporary Arab Feminist Literature. 9–21.
Ali, T. M. (2024). EMBODIED EXPERIENCES AND ISLAMIC FEMINIST ETHICS Gender Equality and Abortion in US Muslim Women’s Interpretive Communities. Journal of Feminist Studies in Religion, 40(2), 23–40. https://doi.org/10.2979/jfs.00019
Althalathini, D., Al-Dajani, H., & Apostolopoulos, N. (2022). The Impact of Islamic Feminism in Empowering Women’s Entrepreneurship in Conflict Zones: Evidence from Afghanistan, Iraq and Palestine. Journal of Business Ethics, 178(1), 39–55. https://doi.org/10.1007/s10551-021-04818-z
Ashqar-Sharary, N. (2022). Islamic Feminist Ijtihad Among Palestinians in Israel. Journal of Feminist Studies in Religion, 38(2), 33–50. https://doi.org/10.2979/jfemistudreli.38.2.04
Gülel, D. (2022). “I WANT TO BREAK FREE!” A Study on Women Who Seek Freedom from Religion and the Islamic Veil in Turkey. Interdisciplinary Journal for Religion and Transformation in Contemporary Society, 25(98), 1–42. https://doi.org/10.30965/23642807-bja10046
Haqpana, S., & Tsouroufli, M. (2023). ‘Powerless, poor and needy?’: Reproducing colonial discourses of gender and Muslim women through educational interventions by I-NGOs in Afghanistan. Women’s Studies International Forum, 98(February 2022), 102714. https://doi.org/10.1016/j.wsif.2023.102714
Hossain, M. (2024). Femininity Through the Lens : Narrating Sexual Politics and Women ’ s Emancipation in Parched and Lipstick Under my Burkha. 5(2), 99–103.
Hussain, S. (2024). Feminist counter-authoritarian political agency: Muslim girls re-generating politics in India. Women’s Studies International Forum, 102(September 2023), 102850. https://doi.org/10.1016/j.wsif.2023.102850
Hussein, N. (2023). Asian Muslim women’s struggle to gain value: The labour behind performative visibility everyday politics in Britain. Women’s Studies International Forum, 100(July), 102802. https://doi.org/10.1016/j.wsif.2023.102802
Jones, J. (2021). ‘ Acting upon our Religion ’ : Muslim women ’ s movements and the remodelling of Islamic practice in India *.
Jones, J. (2024). Muslim feminism as Islamic modernism: Women’s activism in India between the Quran and the Constitution. Modern Asian Studies, 58(2), 421–447. https://doi.org/10.1017/S0026749X23000495
Karam, A. M. (1998). Women, Islamisms and the state: contemporary feminisms in Egypt. In Choice Reviews Online (Vol. 35, Issue 11). https://doi.org/10.5860/choice.35-6537
Kharazmi, Z. N., Motahari, Z., & Kharazmi, H. N. (2020). The Construction of Islamic Feminism in Iran: A Critical Discourse Analysis on Zanan and Zanan-e-Emruz Magazines. Journal of World Sociopolitical Studies, 4(4), 733–771. https://doi.org/10.22059/WSPS.2021.326604.1232
Koroma, K. N. (2025). Women and Islam in Senegal in Mariama Bâ’s So Long a Letter and Sembène Ousmane’s Xala. Research in African Literatures, 55(1), 141–156. https://doi.org/10.2979/ral.00048
Mainardi, A., & Giorgi, A. (2023). Re-shaping the boundaries of feminism: the case of #femminismoislamico on Instagram. Partecipazione e Conflitto, 16(2), 339–354. https://doi.org/10.1285/i20356609v16i2p339
Peshkova, S. (2020). Central Asian Women’s contextual politics: the case of Muslim women in Uzbekistan. Contemporary Islam, 14(3), 249–267. https://doi.org/10.1007/s11562-020-00448-w
Qasas, M. (2025). The Image of Women in Arab Theater Between Feminism and Sexuality: A Case Study of the Play “The Mask.” Theory and Practice in Language Studies, 15(1), 235–243. https://doi.org/10.17507/tpls.1501.26
Rohmaniyah, I., Kotele, S., Pabbajah, M., & Rasyidah, H. S. (2022). Female Ulama’s Authority: Deconstructing Masculine Domination in Islamic Norms and Practices. International Journal of Islamic Thought, 21, 54–61. https://doi.org/10.24035/ijit.21.2022.225
Schenk, C. G., & Hasbullah, S. (2022). Informal sovereignties and multiple Muslim feminisms: Feminist geo-legality in Sri Lanka. Political Geography, 94(October 2021), 102527. https://doi.org/10.1016/j.polgeo.2021.102527
Shabna, P. (2023). Muslim Women’s Rights Discourses in Kerala: Case Study of a Marginalized Group. Journal of International Women’s Studies, 25(4), 1–17.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Nadiyatul Firdausi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam DAKWATUNA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di DAKWATUNAÂ bersifat akademik. DAKWATUNAÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalahgunaan informasi dari situs ini.

