PESAN SIMBOLIK TRADISI SANDINGAN PADA MASYARAKAT PANDALUNGAN DI DESA JENGGRONG KECAMATAN RANUYOSO KABUPATEN LUMAJANG
DOI:
https://doi.org/10.36835/dakwatuna.v4i2.307Abstract
The tradition of Sandingan carried out from generation to generation by Pandalungan society is a combination of Javanese and Madurese Islamic culture which accomplishes symbolic message for the balance of macrocosm and microcosm which covers relation among human beings, humans and nature, and humans and the creators. This ritual is served by providing food and beverages on Monday, Thursday and Friday evenings started by burning incense and closed by reciting prayers aimed at the spirits of the ancestors.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam DAKWATUNA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Priciple Contact.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-ShareAlike (CC BY-SA).
Semua Informasi yang terdapat di DAKWATUNAÂ bersifat akademik. DAKWATUNAÂ tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalahgunaan informasi dari situs ini.
















