Pesantren dan Gerakan Subversi: Analisis Ideologis, Paradigma Pendidikan, dan Kontestasi Moderasi di Indonesia

Authors

  • Ayatullah Chumaini Universitas Islam Syarifuddin Lumajang
  • Abdul Rosyid Universitas Islam Syarifuddin Lumajang

DOI:

https://doi.org/10.54471/rjps.v5i2.3694

Keywords:

Pesantren, Ideologi, Radikalisme, Moderasi Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ideologis dalam pesantren serta mengkaji bagaimana lembaga ini membangun ketahanan terhadap infiltrasi gerakan subversif melalui pendidikan dan moderasi. Dengan menggunakan metode kajian literatur (library research) dan analisis dokumen, penelitian ini menelaah berbagai sumber akademik, laporan lembaga, dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pesantren, ideologi, dan moderasi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren bukan entitas monolitik, melainkan arena kontestasi ideologi di mana arus radikal, liberal, dan moderat saling berinteraksi membentuk orientasi keagamaan santri. Gerakan subversif terbukti sering masuk melalui jalur ideologisasi dan sistem pendidikan, terutama pada lembaga yang memiliki kerentanan dalam pengawasan dan kurikulum. Paradigma pendidikan Islam berbasis nilai wasathiyyah (moderasi) terbukti menjadi faktor kunci dalam memperkuat daya tahan pesantren terhadap ekstremisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa moderasi bukan sekadar strategi melawan radikalisme, tetapi juga fondasi konseptual untuk menciptakan ketahanan ideologis dan sosial di lingkungan pesantren. Implikasi hasil kajian ini mencakup perlunya integrasi nilai moderasi dalam kebijakan pendidikan Islam, penguatan jejaring pesantren moderat, serta pengembangan riset lanjutan tentang model moderasi adaptif di berbagai konteks kelembagaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achlami, MA. “Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan, Dakwah Dan Sosial Dalam Menangkal Radikalisme Dan Terorisme.” At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam. vol. 1, no. 2, (2024): 118–26.

Afrianty, Dina, Robert W Hefner, and Azyumardi Azra. “Pesantren and Madrasah: Muslim Schools and National Ideals in Indonesia.” In Education, History, Political Science. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:158501822.

Ahmed, Akbar S. 2004. Postmodernism and Islam: Predicament and Promise. New York: Routledge.

Azra, Azyumardi. 1999. Pendidikan Islam: Tradisi Dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

———. “The Origin of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern ‘Ulama’ in the Seventeenth and Eighteenth Centuries.” Asian Journal of Social Science. vol. 30, no. 3, (2002): 449–71.

BNPT. “Laporan Tahunan Penanggulangan Terorisme Di Indonesia.” Jakarta, 2019.

Bruinessen, Martin van. 1995. Kitab Kuning, Pesantren, Dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam Di Indonesia. Bandung: Mizan.

Bruinessen, Martin van. 1995. Kitab Kuning, Pesantren Dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam Di Indonesia. Bandung: Mizan.

Dhofier, Zamakhsyari. 1999. The Pesantren Tradition: The Role of the Kyai in the Maintenance of Traditional Islam in Java. Tempe: Monograph Series Press.

———. 2009. Tradisi Pesantren: Memadu Modernitas Untuk Kemajuan Bangsa. Jakarta: Pesantren Nawesea Press.

Fajarudin, Akhmad Afnan. “Kepemimpinan Modern Berbasis Pesantren.” Risalatuna: Journal of Pesantren Studies. vol. 2, no. 1, (January 15, 2022): 144–68. https://doi.org/10.54471/rjps.v2i1.1573.

Farida, Umma. “Radikalisme, Moderatisme, Dan Liberalisme Pesantren: Melacak Pemikiran Dan Gerakan Keagamaan Pesantren Di Era Globalisasi.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. vol. 10, no. 1, (2015): 145–63. https://doi.org/10.21043/edukasia.v10i1.789.

Fealy, Greg, and Aldo Borgu. 2005. Local Jihad: Radical Islam and Terrorism in Indonesia. Barton: Australian Strategic Policy Institute.

Fridiyanto. “Dinamika Sosial Pesantren Di Indonesia.” Al Mashaadir: Jurnal Ilmu Syariah. vol. 1, no. 1, (March 30, 2020): 1–10. https://doi.org/10.52029/jis.v1i1.1.

Group, International Crisis. “Annual Report 2011.” Denmark, 2010. https://www.dfat.gov.au/sites/default/files/annual-report-2011.pdf.

Hasan, Noorhaidi. 2006. Laskar Jihad: Islam, Militancy, and the Quest for Identity in Post-New Order Indonesia. New York: Southeast Asia Program Publications.

Hidayati, Nurul. “Konsep Pendidikan Islam Berwawasan Multikulturalisme Perspektif Har. Tilaar.” Jurnal Pendidikan Agama Islam. vol. 4, no. 1, (May 2016): 2527–4511.

Madjid, N. 1997. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.

Mahmasoni, Muhammad Subhi. “Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Islam Melalui Kegiatan ‘Kajian Kitab.’” The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization. vol. 9, no. 1, (June 3, 2023): 1–16. https://doi.org/10.51925/inc.v9i01.74.

Makdisi, George. 1981. The Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Mas’ud, Abdurrahman, Moh. Erfan Soebahar, Muhtarom, Abdul Mukti, Raharjo, Fatah Syukur, Nurul Huda, et al. 2002. Dinamika Pesantren Dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mastuhu. 1994. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian Tentang Unsur Dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Muhaimin. 2011. Pemikiran Dan Aktualisasi Pengembangan Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mursalin, Ayub, and Ibnu Katsir. “Pola Pendidikan Keagamaan Pesantren Dan Radikalisme: Studi Kasus Pesantren-Pesantren Di Provinsi Jambi.” Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. vol. 25, no. 2, (2010): 255–90.

Muttaqin, Ahmad Ihwanul. “Modernisasi Pesantren; Upaya Rekonstruksi Pendidikan Islam: Studi Komparasi Pemikiran Abdurrahman Wahid Dan Nurcholish Madjid.” Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam. vol. 7, no. 2, (August 15, 2014): 66–98.

Rahim, Husni. 2005. Madrasah Dalam Politik Pendidikan Di Indonesia. Ciputat: PT Logos Wacana Ilmu.

Retnowati. “Agama, Konflik, Dan Integrasi Sosial.” Analisa: Journal of Social Science and Religion. vol. 21, no. 2, (2014): 189–200.

Silke, Andrew. 2019. Routledge Handbook of Terrorism and Counterterrorism. New York: Routledge.

Steenbrink, Karel A. 1986. Pesantren, Madrasah, Sekolah : Pendidikan Islam Dalam Kurun Moderen. Jakarta: Dharma Aksara Perkasa.

Steenbrink, Karel A. 1994. Pesantren, Madrasah, Sekolah: Pendidikan Islam Dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES.

Subair, Muh. “Ideologi Kebangsaan Dalam Pembelajaran Kitab Kuning Di Pesantren PKP Manado.” Al-Qalam: Jurnal Keagamaan Dan Sosial Budaya. vol. 25, no. 1, (2019): 59–76.

Susanto. 2020. Pendidikan Pesantren: Pola Pengasuhan, Pembentukan Karakter, Dan Perlindungan Anak. Jakarta: Publica Institute Jakarta.

Tarrow, Sidney G. 2012. Power in Movement: Social Movements and Contentious Politics. New York: Cambridge University Press.

Tim Penyusun, Kementerian Agama RI. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Kementerian Agama RI.

TM, Fuaduddin, Muchtamil K, and Wakhid Khozin. “Mencetak Generasi Muslim Kaffah (Studi Tentang Sistem Pendidikan, Paham Dan Jaringan Keagamaan Pondok Pesantren Islam ‘AL-ISLAM’ (PPII) Tenggulun, Lamongan).” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan. vol. 1, no. 4, (September 4, 2017): 37–48. https://doi.org/10.32729/edukasi.v1i4.342.

Wahid, Abdurrahman. 2006. Islamku Islam Anda Islam Kita. Jakarta: The Wahid Institute.

———. 2001. Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren. Yogyakarta: LKiS.

Downloads

Published

22-07-2025

How to Cite

Chumaini, A., & Rosyid, A. (2025). Pesantren dan Gerakan Subversi: Analisis Ideologis, Paradigma Pendidikan, dan Kontestasi Moderasi di Indonesia. Risalatuna Journal of Pesantren Studies, 5(2), 165–182. https://doi.org/10.54471/rjps.v5i2.3694

Issue

Section

Articles