Pembentukan Karakter Disiplin Santri Melalui Amaliyah Yaumiyyah di Pondok Pesantren Nurul Huda
DOI:
https://doi.org/10.54471/rjps.v3i1.2277Keywords:
Karakter, Disiplin, Santri, Amaliyah YaumiyahAbstract
Riset ini bertujuan mengetahui pelaksanaan, hasil, dan hambatan program Amaliyah Yaumiyyah di pondok pesantren Nurul Huda Mangunsari terhadap pembentukan karakter disiplin santri di pondok pesantren Nurul Huda Mangunsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanakan program amaliyah yaumiyyah di pondok pesantren Nurul Huda terlaksana dengan baik tanpa adanya santri kalong dan pengajian kitab menggunakan sistem klasikal. Hasil dari pembentukan disiplin santri melalui amaliya yaumiyyah berjalan sesuai peraturan yang berlaku dan sesuai dengan empat aspek kedisiplinan. Menggunakan disiplin demokratis dan disiplin otoritarian untuk medisiplinkan santri. Kendala dalam pembentukan karakter disiplin santri melalui amaliya yaumiyyah yaitu dari faktor santri yang memang malas melakukan kegiatan dengan alasan sakit dan berhalangan. Faktor yang mempengaruhi cara mendisiplinkan santri yaitu: perbedaan tingktan kelas dan tingkat kedisiplinan.
Downloads
References
Asmani, Jamal Ma’mur. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press, 2011.
Bizawie, Zainal Milal. Laskar Ulama Santri dan Resolusi Jihad, Garda Depan Menegakkan Indonesia (1945-1949). Jakarta: Pustaka Kompas,
Erfandi. “Konstitusionalitas Pesantren Paska disahkannya UU 18 tahun 2019”. Al WASATH: Jurnal Ilmu Hukum, vol. 1, no. 2 (Oktober, 2020). DOI: https://doi.org/10.47776/alwasath.v1i2.59
Gordon, Thomas. Mengajar Anak Berdisiplin Diri. Jakarta: Karya Citra, 1990.
Hurlock, B. Elizabeth. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga, 1999.
Mahmud, Ali Abdul Halim. Akhlak Mulia. Jakarta: Gema Insani Pres, 2004.
Mansur, Ahmad. Pendidikan Karakter Berbasis Wahyu. Jakarta: Gaung Persada Press, 2016.
Mulyasa. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Nuraeni. “Eksistensi Pesantren dan Analisis Kebijakan Undang-Undang Pesantren”. Al-Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama
Islam, vol. 3, no. 1 (2021).
Observasi, Jum’at 28 Januari 2022.
Poerwodaminto. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1976.
Prihanto, Dicky Agung. “Janjian Tawuran Lewat Medsos, Puluhan Remaja di Depok Diciduk Polisi”, Liputan 6, 28 Desember 2021. https://www.liputan6.com/news/read/4839530/janjian-tawuran-lewat-medsos-puluhan-remaja-di-depok-diciduk-polisi
Puspitasari, Widya. “Implementasi ‘Amaliyah Yaumiyyah dalam Membentuk Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Santri di Pondok Pesantren Al-Basyir Bogor”. (Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia, 2013).
QS. AL QASHAS (28): 77.
Samani, Muchlas dan Hariyanto. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Setadi, Andi. “Janjian di Sosmed, Tawuran Pelajar SMP Pecah di Depan Pamulang Square”, Ninenews, 26 November 2021. https://ninenews.id/berita-plihan/janjian-di-sosmed-tawuran-pelajar-smp-pecah-di-depan-pamulang-square/
Siska. “8 Dampak Buruk Media Sosial Bagi Anak dan Remaja”. Times Indonesia, 16 Desember 2016. https://www.timesindonesia.co.id/read/news/138794/8-dampak-buruk-media-sosial-bagi-anak-dan-remaja
Subari. Supaervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.
Syafe’i, Imam. “Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter”. Jurnal Altadzkiyah, vol. 8, no. 1 (Mei, 2017). DOI: https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019.
Wahyono, Edy. “Miris Kelompok Remaja di Jakarta Barat, Aksi Tawuran Biar Viral”, Detiknews, 22 September 2020. https://news.detik.com/berita/d-5156121/miris-kelompok-remaja-di-jakarta-barat-aksi-tawuran-biar-viral/2.
Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Diana Nadifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)





