Implementasi Kurikulum 2013 Metode Kepesantrenan pada Pelajaran PAI dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMK YP 17 Lumajang

  • Dian Fitri Arini Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menerapkan metode kepesantrenan terhadap sekolah umum pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMK YP 17 Lumajang. Fokus riset ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses implementasi kurikulum 2013 pada pelajaran PAI dalam meingkatkan minat belajar siswa dan faktor pendukung serta penghambatnya dalam menerapkan metode kepesantrenan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kepesantrenan mampu memberikan lingkungan yang dinamis bagi peserta didik dalam menghilangkan kejenuhan dan kebosanan selama proses belajar mengajar berlangsung. Sikap akhlakul karimah peserta didik mampu membaik dengan adanya proses pembelajaran yang sama dilakukan di pesantren. Ada beberapa faktor penghambat dalam proses implementasinya, pertama adanya siswa yang telat masuk kelas dan pola pikir siswa yang masih tidak fokus pada materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya dewan guru SMK YP 17 Lumajang yang selalu mengayomi mereka dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, sarana dan prasarana serta metode pembelajaran pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artikel. 2013. Empat belas prinsip pembelajaran kurikulum 2013. Diunduh dari (http://gurupembaharu/home/empat-belas-prinsip-pembelajaran-kurikulum-2013, diakses 04 Maret 2019 jam 16.00)

Gagne, R.M. The Condition of Learning (Thied Edition N.Y: Holt, Rinehart and Winston), (www.Ensiklopedia, 27 Desember 2011).

Hamalik, Oemar. 2007. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hamalik, Oemar. 2015. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Luluk Mukaromah, wawancara, Lumajang, 27 Maret 2019.

Maesaroh, Siti. Peranan Metode Pembelajaran terhadap Minat dan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kependidikan 1(1) Nopember (2013).

Mulyasa, Enco. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2013. Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muttaqin, A. Ihwanul. Modernisasi Pesantren; Upaya Rekonstruksi Pendidikan Islam. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 66-98. Retrieved from https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/55

Muzamiroh, Mida Latifatul. 2013. Kupas Tuntas Kurikulum 2013: Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum 2013. [S.I.]: Kata Pena.

Observai, SMK YP 17-01 Lumajang 27 Maret 2019.

Sagala, Syaiful. 2009. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan: Pemberdayaan Guru, Tenaga Kependidikan dan Masyarakat dalam Manajemen Sekolah. Bandung: Alfabeta.

Siradj, Said Aqil. 1999. Pesantren Masa Depan, Wacana Pemberdayaan dan Transformasi Pesantren. Bandung: Pustaka Hidayah.

Soetopo, Hendyat dan Soemanto, Wasty. 1987. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum (Jakarta: Bina Aksara).

Syah, Muhibin. 1999. Psikologi Pendidikan. Bandung, Remaja Rosdakarya.

UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Bab I, Pasal I ayat I.

Wahid, Abdurrahman. 2012. Tuhan Tidak Perlu Dibela. Jakarta: LKiS.
Published
2022-01-15
How to Cite
ARINI, Dian Fitri. Implementasi Kurikulum 2013 Metode Kepesantrenan pada Pelajaran PAI dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMK YP 17 Lumajang. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 1-25, jan. 2022. ISSN 2809-9753. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/risalatuna/article/view/1567>. Date accessed: 21 may 2022. doi: https://doi.org/10.54471/rjps.v2i1.1567.
Section
Articles