The Role of Ustad Pesantren in Increasing Santri's Interest on Kitab Kuning in Pesantren Kyai Syarifuddin

  • Mohammad Syarifuddin Al Amin Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Abstract

Ustadz pesantren memainkan peran yang sangat penting, mempengaruhi kualitas pembelajaran, karena semakin tinggi kualifikasi dan kemampuan ustadz yang bertanggung jawab untuk pendidikan anak-anak dan ustadz yang matang, semakin tinggi kualitas pembelajaran. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui peranan guru dalam meningkatkan minat belajar santri dan faktor-faktornya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus dan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kesimpulan dari artikel ini adalah peranan guru pesantren dalam meningkatkan minat belajar santri terhadap kitab kuning sangat banyak di antaranya sebagai ustadz di dalam kelas, selain itu guru pesantren juga menjadi pengajar atau tarbiyah (pendidik) baik di dalam kelas, dengan menggunakan metode, kamus-kamus serta motivasi bagi santri. hal ini dapat di ketahui dari semua kegiatan pondok pesantren yang semuanya telah di atur oleh para pengurusnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya dalam proses pembelajaran diantaranya: faktor pendukung, antara lain adanya kepengurusan yang membantu mengatur kegiatan santri. Juga adanya fasilitas yang mendukung seperti perpustakaan dll. Namun juga ada beberapa penghambatnya seperti santri yang kecapekan karena sudah di gembleng seharian, tidak adanya pemghargaan bagi santri yang berprestasi di kelas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.M, Sardiman. 2012. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Abdullah, M., W. 2006. Sosiologi. Jakarta: Grasindo.
Adz-Dzakiey, H., B. 2006. Kecerdasan KeNabian Prophetic Intelligence. Yogyakarta: Pustaka Al-Furqon.
Afrizal. 2019. “ Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Kelas III SD Negeri 182/I Hutan Lindung Muara Bulian.” Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Uniesitas Jambi.
Agustin, A., G. 2001. Esq Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Jakarta: Arga Wijaya Persada.
Barbirin, Raminah. 1990. Psikologi Belajar. Bandung: Tarsito.
Djamarah, Bahri, Saiful. 2014. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Garret, Allen, M. 1965. “ Notes of Pianist.” Music Educators Journal. Volume 52. Nomor 1. 1 September 1965.
Haedari, Amin. 2004. Masa Depan Pesantren (dalam tantangan modernitas dan atantangan komplesitas global). Jakarta: IRD PRESS
Indra, Hasbi. 2005. Pesantren dan Tranformasi Sosial. Jakarta: Penamadani.
Jabbar, M. Tasiul. 2015. “ Upaya Kyai Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning”, Skripsi, STAIN Kediri.
JW, Brehm. 1963. “ Arthur R. Cohen: 1927-1963.” Jurnal Psikologi Abnormal dan Sosial. Vol. 67. No. 5 Mei.
Kartini, Tien. 2007. “ Penggunaan Metode Role Playing untuk Meningkatkan Minat Siswa dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial di Kelas V SDN Cileunyi I Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung” Jurnal UPI, No. 8, (Oktober).
Khan, S., A. 2005. Filsafat Pendidikan Al-Ghazali. Surakarta: Pustaka Setia.
Kirom, Askabul. 2017.“ Peran Guru dan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multi Kultural.” Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 3. No. 1. (Desember).
M. Tasiul Jabbar, Upaya Kyai dalam Meningkatkan.., 49
Mahmud Yunus, M. 2010. Kamus Arab Indonesia. Jakarta: Ciputat.
Masyuhud, Sulthon. 2005. Manajemen Pondok Pesantren. Jakarta: Diva Pustaka.
Muhaimin. 2012. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyasa, E. 2008. Menjadi Guru Professional Menciptakan Pelajaran yang Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2006. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya..
Muslimin, Syarifuddin, A., Hidayat, R. 2017. “ Komunikasi Interpersonal Antara Ustadz dan Santri dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Di Pondok Pesanten Al-Ittifaqiah Indralaya.” Junal Komunikasi Islam dan Kehumasan, Vol. 1, No. 2.
Nasution. 1981. Pemahaman Individu. Surabaya: Usaha Nasional.
Rahmayanti, Vina. 2016. “ Pengaruh Minat Belajar Siswa dan Persepsi atas Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMP Depok.” Jurnal SAP. Vol. 1. No. 2. (Desember).
Saudagar, Idrus. 2009. Pengembangan Profesionalisme Guru. Jakarta: Gaung Persada Pers.
Slameto. 1986. Bimbingan di Sekolah. Salatiga: PT Bina Aksara.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sukmadinata, N., S. 2007. Bimbingan dan Konseling. Bandung: Maestro.
Sukmadinata, N., S. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Undang- Undang Nomor 18 Tahun 2019. Tentang Pesantren Bab I, Pasal 1.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang SIstem Pendidikan Nasional Bab I Ayat 1.
Winkel, WS. 1989. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia.
Yulianingsih, Eka. 2017. “ Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Akidah Akhlak Siswa Kelas I MIN Ngestiharjo Wates Yogyakarta.” Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Published
2021-07-15
How to Cite
AL AMIN, Mohammad Syarifuddin. The Role of Ustad Pesantren in Increasing Santri's Interest on Kitab Kuning in Pesantren Kyai Syarifuddin. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 119-136, july 2021. Available at: <https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/risalatuna/article/view/1247>. Date accessed: 29 sep. 2021.
Section
Articles