The Relevance of Pesantren Culture: a Review on "Sejarah Etika Pesantren di Nusantara in Nusantara"
DOI:
https://doi.org/10.54471/rjps.v1i1.1243Keywords:
Relevansi, Budaya Pesantren, Era MillennialAbstract
Millennial menjadi sebutan sebuah masa yang terjadi setelah era global, atau era modern, dapat pula disebut era post-modern. Era ini oleh sebagian pakar diartikan sebagai era back to spiritual and moral atau back to religion. Yaitu masa kembali kepada ajaran spiritual, moral dan agama. Melalui proses inkulturasi antara kearifan lokal dengan nilai-nilai Islam, sehingga membentuk etika pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi budaya pesantren dengan menggunakan metode Library Research. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah budaya pesantren merupakan suatu kebiasaan yang di ajarkan oleh pondok pesantren kepada santrinya. Proses inkulturasi antara kearifan lokal dengan nilai-nilai Islam, sehingga membentuk etika pesantren. Dalam menjawab tantangan zaman pesantren juga harus melakukan pembaharuan namun tidak meninggalkan budaya yang telah ada. Selalu ada pertimbangan yang harus diputuskan dalam pembaharuan tersebut.
Downloads
References
Departemen Agama. 2003. Pola Pembelajaran Pesantren. Jakarta: Departemen Agama.
Dhofier, Zamakhsyari. 2019. Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES.
Huda, M. Syamsul. 2011. Kultus Kiai: Sketsa Tradisi PesantrenTeosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam. Volume 1, Nomor 1, Juni.
Irawan, Aguk. 2018. Akar Sejarah Etika Pesantren di Nusantara. Tanggerang: IIMAN.
Koettjaraningrat. 1984. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Muttaqin, Ahmad Ihwanul, “Modernisasi Pesantren; Upaya Rekonstruksi Pendidikan Islam (Studi Komparasi Pemikiran Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid),†Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, volume 7, nomor 2, (Agustus, 2014), 66-98. https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/55/61
Poerbatjcaraka, Ngabehi. 1952. Riwaya Indonesia I. Jakarta: Jambatan.
Purwadi M.Hum. 2007. Ilmu kasampurnaan: Mengkaji Serat Dewa Suci. Yokyakarta: Panji Pustaka.
Said, Hasani Ahmad. 2011. Meneguhkan kembali tradisi pesantren di nusantara Vol. 9, No. 2, (Juli).
Zaman, A Qomarus. 2013. “Pesantren, Lembaga Pendidikan Sekaligus Komunitas Islam Yang Khas, Sebuah Akulturasi Budaya†Tahun IX, No. 17
Zarnuji. 1963. Ta’lim Al-Muta’allim. Kudus: Menara Kdus.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Risalatuna: Journal of Pesantren Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



.png)





