Kesejahteraan Petani Garam di Kabupaten Sumenep Madura (Analisis Dengan Pendekatan Maqāṣid Al-Sharī'ah)

Main Article Content

Firman Setiawan

Abstract

As a country surrounded by oceans, Indonesia has huge potential in salt production, and Sumenep district is one of the districts with the largest salt production in Indonesia. However, the potential and large production results are not in accordance with the economic conditions of salt farmers. This is due to several things, one of which is because the selling price of salt is not in accordance with the HPP (Harga Pembelian Pemerintah) as well as guidance and assistance to increase the productivity of salt farmers who are lacking. This problem will have an impact on the welfare of salt farmers.


This study aims to determine how the level of welfare of salt farmers in Sumenep district in the perspective of maqāṣid al-sharī'ah.


This research was examined with descriptive qualitative methods. The data was collected through semi-structured interviews with salt farmers in Sumenep district, then analyzed using the maqāṣid al-sharī'ah approach. Thus, the level of welfare of salt farmers is measured in five aspects of maqāṣid al-sharī'ah; hifz al-din (guarding religion), hifz al-nafs (guarding life), hifz al-'aql (guarding thoughts), hifz al-nasl (guarding nasab) , and hifz al-mal (protect wealth).


The results of this study are the welfare of salt farmers from the aspects of hifz al-din and hifz al-naslhave been achieved (prosperous), but from the aspects of hifz al-nafs, hifz al- 'aql, and hifz} al-mal has not been reached (not prosperous).


Keywords: Welfare, maqāṣid al-sharī'ah, salt farmers.

Article Details

How to Cite
SETIAWAN, Firman. Kesejahteraan Petani Garam di Kabupaten Sumenep Madura (Analisis Dengan Pendekatan Maqāṣid Al-Sharī'ah). Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 319-340, oct. 2019. ISSN 2443-0056. Available at: <http://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/iqtishoduna/article/view/430>. Date accessed: 12 dec. 2019.
Section
Artikel

References

Abdullah, Boedi dan Saebani, Beni Ahmad.Metode Penelitian Ekonomi Islam Muamalah, cet. ke-1. Bandung: CV Pustaka Setia, 2014.
Abdullah,Boedi dan Saebani,Beni Ahmad.Metode Penelitian Ekonomi Islam Muamalah. Bandung: Pustaka Setia, 2014.
Andrianto,Tuhana Taufiq.Pengantar Ilmu Pertanian. Agraris, Agrobisnis, Agroindustri, dan Agroteknologi), (Yogyakarta: Global Pustaka Utama, 2014.
Asmawi.Perbandingan Ushul Fiqih.Jakarta: Amzah, 2011.
Auda,Jasser. Membumikan Hukum Islam melalui Maqāṣid al-Syarīʻah”, Bandung: Mizan Pustaka, 2008.
Bungin,Burhan.Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group, 2014.
Chamid,Nur.Jejak Langkah Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2010.
Dahlan, Abd. Rahman. Ushul Fiqh.Jakarta: Amzah, 2014.
Gunawan,Imam.Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2016.
Irsan, Koesparmono.Hukum Tenaga Kerja: Suatu Pengantar. Penerbit Eirlangga: PT. Gelora Aksara Pratama, 2016.
Ismanto, Kuat.Asuransi Perspektif Maqashid Asy-Syariah.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.
Jauhar,Ahmad Al-Mursi Husain.Maqashid Syariah.Jakarta: AMZAH,2009.
Khalaf, Abdul Wahab.‘Ilm Us}u>l al-Fiqh. Damaskus: Da>r al-Qalam, 1978.
Kuntowijoyo.Perubahan Sosial dan Masyarakat Agraris Madura. Jogjakarta: Mata Bangsa, 2002.
Makuroh, Ely.kinerja Bank Syariah dan Konvensional di Indonesia: pendekatan Teori Stakeholder dan Maqasid Shariah.Jurnal Syari’ah dan Ekonomi Islam STAIN Ponorogo, Justitia Islamica, Vol.11/no.20/juli-desember, 2014.
Mardani.Ushul Fiqh Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
Moleong,Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016.
Munawwir,Ahmad Warson.al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Penerbit Pustaka Progressif, 1997.
Nasution,Mustafa Edwin.Ekonomi Islam.Jakarta: Prenada Media Grub, 2010.
Nawawi, Ismail.Fikih Muamalah.Bogor: Ghalia Indonesia, 2012.
Noor,Juliansyah.Analisis Data Penelitian Ekonomi dan Manajemen.Jakarta : PT Grasindo, 2014.
Prasetyo, Arief B.Garam, Kekerasan dan Aduan Sapi.Yogyakarta: Lkis Group, 2011.
Pusat Bahasa.Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama, 2008.
Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam.Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Pers,2014.
Rachman,Anwar Jimpe.Petambak Garam Indonesia.Makassar: Indonesia Berdikari, 2011.
Rafa Pustaka.Kamus Sosiologi. Jakarta: Rafapustaka, 2010.
al-Raysuni, Ah}mad.Naz}ariyah al-Maqa>s}id ‘Inda al-Ima>m al-Sha>t}ibi.> Maroko : Da>r al-Bayd}a>’, 1990.
Rianse, Usman dan Abdi.Metodelogi Penelitian Sosial dan Ekonomi.Bandung : Alfabeta, 2012.
Rianse, Usman dan Abdi.Metodelogi Penelitian Sosial dan Ekonomi.Bandung : Alfabeta, 2012.
Rohman, Abdur.Ekomomi Al-Gazali.Surabaya: PT Bina Ilmu, 2010.
Ruslan, Rosady.Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi, cet ke-2. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2004.
Sahroni, Oni dan Karim, Adiwarman A. Maqashid Bisnis dan Keuangan Islam. Jakarta: Rajawali Pers,2017.
Singarimbun, Masri dan Effendi,Sofian.Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES, 2006.
Soeratno dan Arsyad,Lincolin.Metodelogi penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis.Yogyakarta: UPP,2003.
Sugiyono.Memahami Penelitian Kualitatif.Bandung : Alfabeta, 2008.
Sugiyono.Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, cet. Ke-22. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2015.
Supardi.Metodelogi Penelitian Ekonomi & Bisnis. Yogyakarta : UII Press, 2005.
Syafe’i, Rachmat.Ilmu Ushul Fiqih. Bandung: Pustaka Setia,2015.
Tanjung, Hendri dan Devi,Abistra.Metodologi Penelitian Ekonomi Islam.Jakarta: Gramata Publishing, 2013.
Umar, Husein.Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2014.
Undang-undang nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
Winardi. Kamus Ekonomi Inggris-Indonesia. Bandung: Mandar Maju, 2011.
Wirartha,I Made.Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2006.
Yuniarti, Vinna Sri.Ekonomi Mikro Syariah.Bandung: Pustaka Setia,2016.
Zahrah,Muhammad Abu.Ushul Fiqih.Jakarta: Pustaka Firdaus, 2014.
Kementerian Perindustrian RI, Kebutuhan Garam Industri Melonjak 76,19% di 2018. http://www.kemenperin.go.id/artikel/18960/Kebutuhan-Garam-Industri-Melonjak-76,19-di-2018, diakses pada 11 Juni 2018.
Kementerian Perindustrian RI, Kebutuhan Garam Industri Naik Tajam. http://www.kemenperin.go.id/artikel/10218/Kebutuhan-Garam-Industri-Naik-Tajam, diakses pada 11 Juni 2018.
Menperin: Kebutuhan garam nasional 3,7 juta ton pada 2018. https://industri.kontan.co.id/news/menperin-kebutuhan-garam-nasional-37-juta-ton-pada-2018, diakses pada 11 Juni 2018.
Harga Turun, Petani Garam Sumenep Wadul ke Wagub Jatim. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3614721/harga-turun-petani-garam-sumenep-wadul-ke-wagub-jatim, diakses pada 11 Juni 2018.
Menko Luhut: Peningkatan produksi garam harus diiringi peningkatan kesejahteraan petani. https://maritim.go.id/menko-luhut-peningkatan-produksi-garam-harus-diiringi-peningkatan-kesejahteraan-petani/, diakses pada 11 Juni 2018.